Kengerian Antraks Tidak Jauh Beda Dengan Virus Corona

sumber gambar : dream id
Ilustrasi Pasien


IDEANEWS.CO - Antraks adalah penyakit yang serius, bahkan dapat mematikan, yang disebabkan oleh infeksi Bacillus anthracis. Bakteri ini bisa menghasilkan spora yang bisa menyebarkan infeksi. 

Infeksi antraks memiliki tiga tipe, yakni lewat kulit ketika spora masuk melalui luka, lewat pernapasan akibat menghirup spora antraks, atau melalui pencernaan karena mengonsumsi daging yang terkontaminasi. 

Gejala antraks bervariasi tergantung tipe infeksi yang kita alami. Pada infeksi antraks lewat kulit akan menimbulkan gejala gatal, bentol di tubuh, serta melepuh di kulit. 

Pembesaran kelenjar limfa, sakit kepala, dan demam, terkadang juga dialami. Gejala ini timbul sekitar 5-7 hari pasca paparan spora.

Antraks yang menular lewat saluran napas menyebabkan munculnya gejala 1-7 hari setelah paparan.
Pada awalnya, pasien akan mengalami gejala mirip flu, yakni demam ringan dan tenggorokan sakit. 

Kesulitan bernapas dan demam tinggi baru timbul sekitar 1-5 hari kemudian. Tanpa pertolongan segera, pasien bisa mengalami syok dan kematian.

Bahaya Corona 
 
Sedangkan Virus Corona Virus Corona sendiri masih satu keluarga dengan virus SARS dan MERS, sehingga memiliki gejala awal yang sama. 

Dilansir dari CNN, pasien yang terinfeksi virus corona akan merasakan sakit kepala dan tidak enak badan. Kondisi tersebut disertai dengan hidung meler dan batuk atau sakit tenggorokan. 

Nyeri otot juga menjadi gejala awal pasien yang terinfeksi virus corona. Kondisi-kondisi tersebut berpotensi menjadi komplikasi ketika disertai demam dengan suhu di atas 38 derajat celcius.

Selain itu, pasien juga akan mengalami kesulitas bernafas. Efek lanjut yang dirasakan oleh penderita adalah pneumonia, penyakit yang menginfeksi paru-paru. 

Jika paru-paru sudah terinfeksi, maka hal itu akan membuat kantung udara di dalamnya meradang dan terisi cairan atau nanah. 

Puncaknya penderita akan mengalami sepsis atau bahkan meninggal dunia. Sepsis merupakan kondisi saat tubuh mengalami komplikasi infeksi atau luka tertentu yang dapat mengancam nyawa pengidapnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy