KPK Buka Peluang Panggil Petinggi Partainya Megawati

sumber gambar: google
Hasto Sekjen PDI Perjuangan



IDEANEWS.CO -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mendalami salah satu sumber pemberian uang suap ihwal praktik suap terkait pergantian anggota PDIP di DPR RI yang diterima Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Dalam rangkaian konstruksi suap itu, KPK belum membeberkan salah satu sumber aliran uang sebesar Rp400 juta yang diterima Wahyu pada pertengahan Desember 2019.

Badan antikorupsi itu hanya menjelaskan, uang tersebut diterima Wahyu dari salah satu sumber melalui orang kepercayaan Wahyu sekaligus bekas Anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina, seorang advokat bernama Doni, dan salah satu pihak swasta bernama Saeful.

Ketika ditanya awak media bahwa Hasto salah satu sumber pemberian itu selaku Sekretaris Jendral PDIP, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar enggan menyimpulkan lebih awal dengan alasan KPK sedang mendalami sumber pemberian dana tersebut.

"Sumber dana ini kan sedang didalami oleh teman-teman di penyidikan. Kemudian ada beberapa misalnya pihak swasta itu kan menjadi sumber aliran sana juga kan, yang membawa dan mengantarkan," tutur Lili, saat konfrensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (9/1).
Kendati demikian, sambung Lili, pihaknya membuka peluang untuk memanggil Hasto jika tim penyidik membutuhkan keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan para tersangka.

"Soal manggil pihak-pihak terkait yang disebut tadi oleh teman (jurnalis), misalnya (KPK memeriksa) seperti Pak Hasto, ini juga kembali ke (kebutuhan) penyidikan," ungkapnya.

"Tetapi, mungkin tidak saja hanya kepada Hasto, mungkin kepada pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan pengembangan perkara ini pasti juga ada panggilan," sambung Lili dilansir dari akurat.co, Kamis (9/1).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy