Masih Ada Saja Orang Ketipu! Raja Keraton Sejagad Biayai Operasionalnya Menggunakan Dana Investasi Nyeleneh?

sumber gambar: google
Raja dan Ratu Keraton Sejagad di Purworejo


IDEANEWS.CO - Kerajaan baru tiba-tiba muncul di Kabupaten Purworejo, tepatnya di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan. Namanya Keraton Agung Sejagat dengan rajanya Totok Santosa Hadiningrat. Bergelar Rangkai Mataram Agung, tapi dalam keseharian disebut sebagai Sinuhun.

Layaknya sebuah kerajaan, sang raja juga memiliki permaisuri Dyah Gitarja yang disebut sebagai Kanjeng Ratu. Keraton ini mengklaim seluruh negara di dunia merupakan wilayah kekuasaannya.

Pengikut Keraton Agung Sejagat sudah cukup banyak, antara 425-450 orang. Mereka kerap terlibat dalam ritual di dalam Istana di malam hari. Hal ini tentu memunculkan tanda tanya warga sekitar.

Usut punya usut ternyata Totok Santoso Hadiningrat yang  mengaku sebagai raja Keraton Sejagad serta mengklaim dirinya sebagai juru damai agung dengan nama Rangkai Mataram Agung merupakan pembuat investasi nyeleneh di Yogyakarta pada tahun 2016. 

Salah satu mantan jurnalis media lokal di Yogyakarta, Kohar, mengungkapkan sepak terjang Totok. Kohar mengatakan investasi Totok bernama Jogja Development Commitee (DEC). Meski tak begitu ingat wajah, tapi dia meyakini orang yang sama, yakni Totok. 

“Saya sedikit lupa muka orangnya, tapi memang agak mirip (Totok),” ujar Kohar, Selasa (14/1).
Sementara itu, salah seorang warga yang sempat menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat, mengungkapkan bahwa awalnya ia mengikuti kegiatan berupa membantu rakyat kecil di tahun 2017.

"Sekitar tiga tahun yang lalu, awal kegiatannya seperti membantu rakyat kecil. Waktu terbentuk sudah ada bidang-bidangnya seperti pendidikan, sanitasi dan lain-lainnya," kata Sri Utami, Selasa (14/1/2020).

Sri Utami menceritakan saat dia bergabung dalam DEC (Development Economic Committe) dulu sempat ada iuran kartu anggota (KTA) sebesar Rp 15 ribu tiap anggotanya. Tak hanya itu, mereka juga ditarik uang seragam sebesar Rp 3 juta.

Saat ini Polda Jawa Tengah menangkap pimpinan Keraton Agung Sejagat (KAS) Totok Santosa (42) dan permaisurinya Fanni Aminadia (41). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Budhi Haryanto mengatakan, keduanya diamankan di Purworejo pada Selasa (14/1) sore.

“Kita bawa ke Polres Purworejo untuk dimintai keterangannya," kata Budhi, dalam keterangannya, Selasa (14/1).

Keduanya diamankan berikut barang bukti berupa berkas atau surat-surat palsu untuk merekrut anggota Keraton yang dicetak sendiri oleh Totok.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel