Gadis Putus Sekolah Putri Pemulung Diperkosa Beramai-Ramai

 
sumber gambar: tribunnews
Ilustrasi Photo
IDEANEWS.CO - Gadis 14 tahun asal Kabupaten Indramayu menjadi korban pemerkosaan dua pria bejat. Sebelum diperkosa, korban dicekoki minuman keras hingga tak sadarkan diri.


Aksi bejat kedua pria Indramayu itu bermula saat gadis berinsial S mengantar adiknya sekolah. Lokasinya tak jauh dari kediaman korban di Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu. Usia mengantar adiknya, S mampir ke rumah temannya dan mengajaknya memancing di sekitar pintu air atau bendungan di wilayah tersebut.

"Temannya tidak mau. Terus korban pulang, nah tepat di pintu air dicegat oleh dua pelaku," kata Koordinator Daerah Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Kabupaten Indramayu Adi Wijaya, Jumat (28/2/2020).

Adi mengatakan gadis yang putus sekolah itu disekap oleh pelaku. Bahkan pelaku memaksa korban untuk meminum minuman keras.

"Pelaku yang satunya memegang tangan korban. Kemudian korban dicekoki minuman keras sampai tak sadarkan diri," kata Adi.

Adi menyebutkan kejadian nahas yang dialami korban itu terjadi pada Selasa (11/2) lalu. "Sadar itu sekitar pukul 17.00 WIB sore, kejadian dicekoki itu pagi pukul 07.00 WIB. Saat sadar korban sudah berada di tempat pelaku di Kecamatan Kroya," kata Adi.

Adi menerangkan saat tersadar korban dalam kondisi setengah bugil, hanya memakai baju. Ia diduga diperkosa pelaku sebab kemaluan korban berdarah. Korban juga merasakan sakit di bagian kemaluannya.

"Pelaku langsung menyuruh korban pulang. Kejadian kan tanggal 11, korban tak berani cerita awalnya. Pada Sabtu (15/2), korban cerita ke pamannya. Hingga akhirnya sampai ke orang tua korban," katanya.

Korban merupakan anak pemulung yang putus sekolah. Korban mengalami depresi berat. Keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Indramayu. "Trauma, sekarang di rumah pamannya. Korban ini anak dari keluarga kurang mampu. Anaknya pemulung," kata Adi.

Terpisah, Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto membenarkan adanya laporan tentang kasus tersebut. Petugas tengah menyelidiki kasus pemerkosaan terhadap anak pemulung itu. "Ya laporannya kita terima tanggal 20 kemarin. Kasus masih dalam penyelidikan," kata Suhermanto kepada detikcom melalui pesan singkatnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy