Riset: Sungai Ciliwung Dapat Predikat Sungai Terkotor di Era Anies

 
sumber gambar: grid id
Photo Sungai Ciliwung

IDEANEWS.CO - Waste4Change  mengeluarkan hasil riset yang menyebutkan Sungai Ciliwung menjadi salah satu  sungai terkotor setelah dilakukan penelitian di tahun 2018 mengindikasikan bahwa sungai Ciliwung, yang membelah ibukota negara, Jakarta, berada dalam daftar sungai terkotor di dunia.


Penelitian yang melibatkan ilmuwan dari Indonesia dan Belanda, serta bekerja sama dengan Waste4Change tersebut menemukan bahwa sampel yang diambil dari sungai Ciliwung tercemar lebih parah ketimbang dari setidaknya 20 sungai di Eropa dan Asia Tenggara yang juga menjadi subyek penelitian kami.

Kami melakukan pengawasan terhadap makroplastik, atau plastik dengan ukuran lebih dari lima milimeter, di lima lokasi di sepanjang sungai Ciliwung di bulan Mei 2018. Hasilnya, sebanyak 20.000 barang berbahan plastik mengalir ke Laut Jawa setiap jam, ungkap Tim van Emmerik, Assistant Professor Hydrologic Sensing, Wageningen University dilansir dari suara.com, Rabu (26/02/2020).

Angka ini jauh lebih tinggi daripada sungai Chao Phraya di Thailand sebanyak 5.000 barang per jam, sungai Seine di Prancis sebanyak 700 per jam and sungai Rhine di Belanda dengan 80 per jam.

Selain itu, studi ini juga menghitung berat total sampah plastik dari seluruh kali di Jakarta mencapai 2,1 juta kilogram. Ini setara dengan 1.000 mobil Tesla Model S.

Wageningen University and Research di Belanda sedang berkolaborasi dengan universitas-universitas di Indonesia, seperti ITB, ITS, IPB, LIPI, dan Kementerian Maritim dan Perikanan, untuk melakukan studi terhadap 20 sungai terkotor di pulau Jawa, pulau terpadat penduduk di Indonesia.

Penelitian yang Wageningen University and Researchbertujuan untuk menyediakan rekomendasi berbasis data terkait dengan penurunan sampah plastik di Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy