Ahok Buat Kejutan Lagi, Kebijakannya di Pertamina Berhasil Taklukkan Trump Hingga Organisasi Minyak Dunia

 
sumber gambar: google
Photo

IDEANEWS.CO - Keberuntungan Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) dalam memimpin perusahaan BUMN perminyakan, Pertamina nampaknya semakin tak tergoyahkan dalam beberapa pekan terakhir.  Harga minyak dunia terlihat masih terus menukik turun, di tengah upaya keras pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump yang menggelar langkah diplomasi strategis dengan menggiring Arab Saudi dan Rusia kembali ke meja perundingan untuk sekaligus mengakhiri perang harga.


Sentimen dari berhasilnya organisasi kartel minyak dunia, OPEC terlihat gagal dalam mengatasi tekanan jual panik yang menguncang harga minyak dunia.

Laporan sebelumnya menyebutkan pihak OPEC yang telah berhasil menyepakati pemangkasan produksi minyak dunia hingga 9,7 juta barel per hari pada akhir pekan lalu. Kesepakatan itu berhasil dicetak setelah rangkaian upaya diplomasi oleh pemerintahan Presiden Donald Trump guna menyelamatkan harga minyak dunia dari keruntuhan lebih parah.

Kesepakatan pemangkasan produksi yang tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah tersebut, dinilai pelaku pasar masih jauh dari memadai, di mana permintaan minyak dunia diyakini runtuh hingga 20 juta barel per hari akibat kebijakan pembatasan aktivitas ekonomi secara global dalam menghadapi pandmi Coronavirus.

Harga minyak untuk jenis WTI  akhirnya masih betah berada di kisaran $20-an per barel, di mana hingga sesi perdagangan pagi awal pekan ini di Asia, Senin (14/4/2020) tercatat bertengger di $23,4 per barel setelah hanya melonjak 2,81%.

Situasi demikian, jelas memberi ruang yang sangat lebar bagi Pertamina dan Ahok untuk menurunkan harga jual BBM dalam waktu dekat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy