Bukan Mereda Tapi Malah Muncul Lagi, China Umumkan Ribuan Orang Terinfeksi Kasus Corona Baru Tanpa Gejala


sumber gambar : ayosemarang
Photo Istimewa
IDEANEWS.CO - Otoritas China mengumumkan 1.300 kasus virus corona asimtomatik, atau kasus tanpa gejala. Data tersebut pertama kali dikeluarkan saat kekhawatiran publik memuncak akan munculnya kasus positif COVID-19 tanpa gejala, Kamis (01/04/2020).


Pejabat kesehatan China juga melaporkan adanya imported case pertama yang berasal dari luar negeri di Wuhan, tempat pertama kali muncul virus SARS-CoV-2 pada akhir tahun lalu, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan adanya infeksi virus yang dibawa dari luar negeri ke China. Hal ini terbukti dari 36 kasus yang dilaporkan pada Rabu (1/4), di mana 35 di antaranya ternyata diimpor dari luar negeri. 

Adapun otoritas kesehatan China mulai melaporkan kasus-kasus tanpa gejala COVID-19 adalah upaya untuk menyadarkan publik agar senantiasa berhati-hati, karena seseorang bisa menyebarkan virus tanpa mengetahui bahwa dirinya sudah terinfeksi virus corona.

Pekan ini, pemerintah China telah memerintahkan otoritas kesehatan untuk fokus menangani pasien COVID-19 asimtomatik. Ini dilakukan untuk meredam ketakutan masyarakat yang kembali muncul pasca-pandemi berkurang.

Otoritas kesehatan di provinsi Liaoning adalah yang pertama melakukan screening di wilayahnya untuk menemukan kasus asimtomatik. Hasilnya, pada Selasa (31/3), mereka menemukan 52 kasus virus corona tanpa gejala. 

Provinsi Hunan, melaporkan empat kasus virus corona asimtomatik. Semuanya merupakan pendatang dari luar negeri. Menindaklanjuti peristiwa ini, Komisi Kesehatan China mengatakan, semua orang positif COVID-19 tanpa gejala yang terdeteksi akan dikarantina selama 14 hari. 

Para ahli sepakat, pasien COVID-19 tanpa gejala bisa menyebarkan virus SARS-CoV-2 kepada orang lain. Kendati belum diketahui seberapa besar potensi penularannya. Menurut Zhong Nanshan, seorang pakar pernapasan China, pembawa asimtomatik setidaknya bisa menginfeksi 3 orang atau lebih saat mereka melakukan kontak.

Selain China, negara-negara lain juga banyak yang melaporkan kasus virus corona tanpa gejala, termasuk Korea Selatan dan Jepang. Hingga berita ini tayang, secara total kasus virus corona di China telah mencapai 81.000 kasus, di mana 3.305 di antaranya meninggal dunia.

Jumlah kasus asimtomatik yang terjadi di China diperkirakan jauh lebih banyak dari kasus yang sudah terkonfirmasi secara resmi. Menurut surat kabar South China Morning Post, dengan mengutip data yang tidak dipublikasikan, setidaknya ada 40.000 orang di China yang terinfeksi virus corona dengan tidak menunjukkan gejala.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy