Memo Rahasia Tentang Awal Mula Keganasan Virus Corona yang Disembunyikan China Bocor ke Publik

sumber Photo: google
Ilustrasi 

IDEANEWS.CO - Sebuah memo rahasia yang memuat informasi virus corona perlahan bocor ke publik. Para pejabat di China pada awalnya menutupi informasi tersebut dan malah terkesan menutup-nutupi informasi penting tersebut. Padahal, jika informasi itu dibuka sejak awal, virus corona diyakini tidak akan menyebar hingga ke seluruh dunia.

Disebutkan, pada 14 Januari 2020, Kepala Komisi Kesehatan Nasional China, Ma Xiaowei, memberikan memo rahasia kepada pejabat dan pemimpin negara seputar situasi terkait virus baru ini. Bahkan, Ma Xiaowei saat itu juga sudah berkomunikasi dengan Presiden Xi Jinping, Premier Li Keqiang, dan Wakil Premier Sun Chunlan. Kala itu, Ma Xiaowei sudah mengakui jika virus corona adalah tantangan besar seperti SARS.

“Situasi epidemi masih buruk dan kompleks, tantangan paling buruk sejak SARS di 2013, dan kemungkinan berkembang menjadi peristiwa kesehatan publik yang besar,” tulis memo dari Ma Xiaowei, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (17/4/2020).

Dalam memo rahasia-nya, Ma Xiaowei juga sudah menyebut penularan virus corona antarmanusia di China ketika itu bukanlah hal yang tidak mungkin. Sayangnya, China disebut-sebut dengan sengaja menunda pengumuman ke publik dan mengabaikan memo rahasia Ma, dari 14 Januari sampai 20 Januari 2020.

Sebaliknya, pada 14 Januari 2020, otoritas kesehatan China justru secara terbuka menyatakan kalau virus itu berisiko rendah bagi manusia. Begitu pula halnya dengan sikap Komisi Kesehatan Wuhan yang mengatakan tidak menemukan bukti penularan dari manusia ke manusia.

Pada tanggal 15 Januari, Li Qun, kepala Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan darurat pusat, kemudian mengatakan kepada TV pemerintah bahwa “risiko penularan dari manusia ke manusia rendah.”

Presiden Xi Jinping sendiri baru mengumumkan perihal virus corona di tanggal 20 Januari 2020, ketika petaka virus corona itu meluas. Seandainya pada tanggal 14 Januari petinggi China mendengar memo rahasia corona Ma Xiaowei, semua bakal berubah.

Karena pada rentang enam hari itu sangatlah penting karena berpengaruh pada penyebaran virus corona di awal kemunculannya. Lebih dari 3.000 orang juga terinfeksi sebelum akhirnya pemerintah China angkat suara.

Laporan tersebut diamini Zuo-Feng Zhang, pakar epidemiologi di UC Los Angeles, Amerika Serikat. Kata dia, jika virus itu diungkap lebih awal, maka kasus di Wuhan tidak akan separah yang terjadi, seperti ketika rumah sakit kewalahan akibat lonjakan pasien.

“Jika mereka mengambil aksi enam hari lebih awal, bisa ada pasien yang lebih sedikit dan fasilitas medis akan cukup. Kita bisa saja menghindari kolapsnya sistem medis Wuhan,” ujarnya.

Dengan bocornya memo rahasia ini, otomatis posisi China saat ini semakin terpojok. Pemerintah AS di bawah Presiden Trump sejak lama juga sudah mencurigai bahwa virus corona memang sengaja ditutup-tutupi pemerintah China.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy