Ricuh Massa Hadang Kedatangan 105 TKA China di Bandara Haluoleo


 
sumber gambar: inewstv

Ideanewsindo.com - Kericuhan pecah pada Selasa (30/6/2020) tengah malam, hingga Rabu (1/7/2020) dini hari di pintu masuk Bandara Haluoleo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. 

Ratusan massa yang mencoba menghadang kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) China, dihalau oleh aparat kepolisian dengan tembakan gas air mata, dan semprotan air. Massa yang tersulut emosinya, juga melakukan aksi lempar batu terhadap petugas kepolisian.

Pada kedatangan gelombang kedua ini, ada 105 TKA China yang tiba di Konawe, dari total 500 TKA China yang bakal bekerja di pertambangan yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara tersebut.
Aksi unjuk rasa menolak kedatangan TKA China ini, sudah terjadi sejak siang hari. Puncaknya pada tengah malam saat para TKA China tiba di Bandara Haluoleo, dengan menggunakan pesawat carter milik Maskapai Penerbangan Citilink.

Sebanyak 20 mobil dikerahkan untuk mengangkut para TKA China tersebut, dengan pengawalan ekstra ketat. Massa yang mencoba menghadang akhirnya berhasil dibubarkan oleh polisi. Satu pengunjuk rasa mengalami luka di bagian kepala, akibat lemparan.

Menurut Ketua Tamalaki Sulawesi Tenggara, Alpian Anas, mahasiswa dan warga tidak menolak adanya investasi yang masuk ke wilayahnya. "Kami setuju saja ada investasi. Itu bagus. Tetapi tidak adil kalau investasi itu merugikan warga setempat," tegasnya.

Dia menyebutkan, saat ini ada lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal yang terpaksa dirumahkan, dengan alasan pandemi COVID-19. Tetapi, pemerintah malah mendatangkan 500 TKA China yang belum diketahui keahliannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy