Jokowi Tegur Keras Kementrian ATR


 
sumber gambar: riausky.com
Photo Jokowi
Ideanewsindo.com - Presiden Jokowi kembali menumpahkan kekesalannya. Kali ini terkait leletnya proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) akibat terlalu banyak kendala teknis. Padahal, jalan tol Cisumdawu berperan penting sebagai akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat atau Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka.

"Ini jalan tol yang penting sekali, tapi terhambat," ucap Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2020).

Sejumlah kendala teknis yang disebut Jokowi adalah seperti pembebasan lahan serta proses pengembalian dana talangan tanah yang terhambat urusan administrasi. Presiden menegaskan, persoalan seperti ini kerap berulang karena belum ada solusi yang permanen. Misalnya, satu regulasi yang bisa digunakan untuk penyelesaian masalah yang sama di berbagai proyek jalan tol.

"Penyelesaiannya selalu kasus per kasus, tidak kita buat regulasi yang sederhana, ringkas, cepat, saya kira sebetulnya solusinya itu," katanya.

Jokowi kemudian memerintahkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Kementerian Keuangan untuk mencarikan solusi secepatnya. 

"Ini saya minta segera diselesaikan, dirampungkan semuanya, kita butuh percepatan karena ini akan menyangkut juga ke Bandara Kertajati," tuturnya.

Terkait tol Cisumdawu, hingga Januari 2020, baru sekitar 70 persen lahan yang terbebaskan. Sisanya, sekitar 30 persen belum selesai. Padahal, beberapa ruas jalan tol itu ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun ini.

Nantinya, bila tol Cisumdawu telah beroperasi maka perjalanan dari Bandung ke Bandara Kertajati bisa ditempuh dalam kurun waktu 60 menit. Tol Cisumdawu memiliki panjang 60,47 kilometer (km) serta memiliki enam seksi.

Antara lain seksi I Cileunyi-Rancakalong, seksi II Rancakalong-Sumedang, seksi III Sumedang-Cimalaka, seksi IV Cimalaka-Legok, seksi V Legok-Ujungjaya, hingga seksi VI Ujung Jaya-Dawuan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy