Demokrat Minta Kasus Gus Nur Dimaafkan, Abu Janda: Partai Kok Gak Ada Integritas

Permadi Arya (Abu Janda)

IDEANEWSINDO.COM - Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda menilai Partai Demokrat tidak memiliki integritas dan konsisten.

Pasalnya, saat kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait tuduhan penistaan agama Partai Demokrat meminta agar proses hukum tetap berjalan.

Sementara kini, kasus yang menimpa Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur yang menjadi tersangka karena diduga telah menghina Nahdlatul Ulama (NU), politikus Partai Demokrat, Andi Arief meminta agar Gus Nur dimaafkan.

Lantas dia menyinggung pengunduran diri Ferdinand Hutahaean dari kepengurusan Partai Demokrat.

"Dulu waktu kasus Ahok partai @PDemokrat minta untuk diproses. Sekarang kasus G. Nur minta untuk dimaafkan. Isuk tempe sore dele (pagi tempe, sore kedelai), gak konsisten Pantesan bang @FerdinandHaean3 ngundurin diri.. Partai kok gak ada integritas gak konsisten gini?," ujar Abu Janda dalam cuitannya diakun twitter @permadiaktivis1, Minggu (25/10/2020).

Usai cuitan tersebut diposting, dalam kolam komentarnya Ferdinand menjawab dirinya akan mendukung proses hukum Gus Nur.

Menurut Ferdinand, NU adalah organisasi besar dan tidak pantas untuk diperlakukan seperti itu. Karena itu, Ia menghormati laporan yang berasal dari kalangan NU.

"NU adalah organisasi besar, banyak Kiyai besar, Kiyai khos Kiyai Langitan, tak pantas dan tak layak diperlakukan sprt itu olh Sugi Nur. Laporan ini jg berasal dari kalangan NU, sehingga hak NU memproses hukum Sugi Nur hrs kita hormati. Sy mendukung proses hukum Sugi Nur..!," tegas @FerdinandHaean3.

Sebagaimana diketahui, Gus Nur ditangkap karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras dan antar golongan tertentu, pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap organisasi NU melalui unggahan di situs berbagi video Youtube.

Dalam penangkapan itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti yakni satu akun Gmail dengan alamat email munjiatc@gmail.com, satu unit modem, dua unit harddisk eksternal, tiga unit telepon seluler, satu unit laptop, satu unit kartu memori serta satu set pakaian yang terdiri dari peci, kaos, jas dan celana.


s. akurat.co

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy