Disomasi 100 Pengacara Puan Maharani, Nikita Mirzani Melawan

Nikita Mirzani turut kritisi Ketua DPR RI Puan Maharani atas pengesahan UU Cipta Kerja Omnibus Law pada Senin 5 Oktober 2020 lalu. (instagram: @nikitamirzanimawardi_17 dan @puanmaharaniri)


IDEANEWSINDO.COM - Artis Nikita Mirzani menyatakan siap menghadapi somasi 100 pengacara pendukung Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani bernama Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN).

Tantangan ini diterima Nikita pasca dia mengkritik Puan kala mematikan mikrofon dalam Sidang Paripurna Pengesahan Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja di DPR RI, Senin (5/10/2020). Saat itu, Puan sengaja mematikan mikrofon Anggota Komisi V DPR RI Irwan dari Fraksi Demokrat mengajukan mosi keberatan.

"Siapa yang suruh suruh gue minta maaf?!!!? Siapa? Ha?! Emang bacot gue ngomong apa. Berarti udah tau dong ya kekuatan gue itu kayak gimana kalau gue harus terus terang sama 100 orang. Jangankan 100 orang, lebih dari itu gue berani. Sini kalau berani lawan gue satu-satu," kata Nikita di Insta Story Instagram, Jumat (9/10/2020).

Tidak sampai di situ. Nikita bahkan berceloteh dengan mengklaim, selama ini dia punya jin untuk membantu permasalahan hukum dijalani selama ini. Bahkan, Nikita menyebut memiliki seribu jin.

"Tuh lo lihat, gue udah punya jin iprit, ini baru satu, belum seribu ya. Kalau sampai seribu seribunya gue turunin buat ngelawan lo pada ya, pada beruntusan biji lo tau enggak!!!," lanjut Nyai, sapaan Nikita.

Sebelum menanggapi tantangan 100 pengacara, Nikita disomasi oleh GPMN dengan waktu somasi yang diberikan selama 1x24 jam.

Tapi, somasi itu diabaikan perempuan 34 tahun ini. Nikita menyatakan tidak takut, dan malah menantang balik lewat media sosial.

"Are You Ready? Terlalu banyak bacot. Sudah 1x24 jam nih," tulis Nikita Mirzani di Instagram.

Kronologi Kritik

"Kenapa Ibu Puan Maharani matiin mikrofonnya?" tulis Nikita di media sosial, Senin (5/10/2020).

Nikita menulis kritikan terhadap Puan Maharani, pada Senin malam, tapi tulisan dia baru viral satu hari kemudian.

"Kurang fair (adil, red) ketika orang sedang menyuarakan suaranya tapi tidak bisa didengar," kata Nikita masih di Instagram.

Ia lantas menyinggung Puan Maharani sudah lupa dengan butir-butir Pancasila sebagai dasar negara.

"Negara ini di bangun atas dasar Pancasila. Masih ingat enggak Pancasila dari 1 sampai ke-5?," tanya Nikita.

Nikita pun menyebut bakal memanggilkan pengajar untuk membantu Puan kembali mengingat Pancasila.

Kritik Nikita Mirzani berbuntut panjang, ormas pendukung Puan Maharani Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN) mengancam bakal menuntut Nikita kritikan di Instagram itu.

Terlebih menurut GMPN, Puan pasti lebih paham Pancasila ketimbang Nikita.

"Kalau mbak Puan trahnya jelas. Kakeknya (Presiden ke-1 RI Soekarno, red) penggagas Pancasila, sangat paham betul itu Pancasila. Hati-hati loh Nik, ini bukan dunia entertaiment. Kalau diumpamakan sama aja, ikan diajarin berenang. Konyol namanya." kata Ketua DPP Bidang Hukum Dan HAM, Ali Nugroho.

Ali atas nama GMPN mendesak Nikita untuk mencabut kritikannya dan segera meminta maaf.

Ia mengancam bakal membawa 100 advokat untuk mengusut kasus dan membela Puan.

“GPMN akan kumpulkan 100 advokat-advokat dari Sabang sampai Merauke yang ada di 30 Provinsi," kata Ali Nugroho.

Bahkan, Ali memberikan batas waktu kepada Nikita supaya memikirkan itu.

"Dalam waktu 1x24 jam bila Nikita tidak memohon maaf. Kami adukan ke dewan pers. Kami akan layangkan somasi. Berkomentar tidak esensi.” kata Ali.

Artis seksi dan kontroversial itu pun melawan balik. Saat batas 1x24 jam waktu telah berlalu, ia mempertanyakan kembali ancaman GMPN.

"Are You Ready? Terlalu banyak bacot. Udah 1x24 jam nih," tulis Nikita Mirzani, Jumat (9/10/2020).

s. rri.co.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy