Jenderal TNI AU Dimarahi Ibunya karena Terbangkan Jet Tempur F-16 di Atas Rumah

Pesawat Jet Tempur F-16 (ilustrasi)

IDEANEWSINDO.COM - Hari ini Senin 5 Oktober 2020 adalah hari yang bersejarah bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pada tahun ini, TNI telah berusia 75 tahun. 

Terbentuknya TNI pada 5 Oktober 1945, atau sebulan saat kemerdekaan, tidak lepas dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan hingga sekarang.

Kita pun mengulas beragam kisah menarik prajurit untuk memperingati HUT ke-75 TNI yang jatuh pada hari ini. Salah satunya adalah kisah unik dari Marsekal Madya Muhammad Syaugi.

Mantan Kepala Basarnas ini pernah berbuat usil ketika saat dia menjadi penerbang pesawat tempur F-16 semasa dia masih berpangkat kapten. Saat latihan mengitari langit Kota Bogor, ia memiliki ide usil ingin ‘mengerjai’ orangtuanya yang tinggal di Kota Hujan tersebut.

Peraih Adhi Makayasa 1984 ini berkoordinasi dengan petugas air traffic control (ATC) Lanud Halim Perdanakusuma untuk meminta ruang area Bogor dikosongkan selama 10 menit, dengan alasan sedang melaksanakan misi tertentu.

Ketika mendekati titik koordinat dengan tanda rumah orangtuanya berada di samping masjid, Syaugi langsung bermanuver terbang rendah menggunakan F-16. Seketika suara pesawat menggelegar itu membuat banyak orang keluar rumah, karena mereka kaget.

“Saya (kecepatan) pelan agar bisa terlihat. Bapak dan ibu saya terlihat keluar rumah,”kata Syaugi dikutip dari buku TNI dan Dinamika Organisasi, karangan Erik Purnama Putra.

“ Begitu saya mendarat, saya ditelepon, dimarahi ibu, diminta hati-hati agar tidak jatuh. Seru waktu itu, traffic juga belum begitu padat,” ujarnya bersemangat.

Abituren Akademi Angkatan Udara (AAU) 1984 ini awal kariernya berdinas di Lanud Iswahjudi. Dia juga pernah menjadi pilot pesawat tempur F-5 Tiger. Setelah purnatugas dari TNI AU, Syaugi ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT MRT Jakarta bersama mantan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja ditunjuk sebagai anggota dewan komisaris.

s. okezone.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy