Sindiran Pedas Ferdinand ke Musni Umar: Sampeyan Rektor tapi Sekelas Buzzer Tak Laku

Sosiolog, Musni Umar, di Universitas Ibnu Chaldun (foto: akurat.co)

IDEANEWSINDO.COM - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Sosiolog Musni Umar soal insiden pendemo Gatot Nurmantyo yang dianggap kocar kacir saat pendukungnya datang dan lalu mengejar mereka.

Ferdinand Hutahaean mengkritik Musni Umar yang seolah menjadi saksi di lapangan. Padahal ia tidak berada di lokasi tersebut.

"Orang yang bicara ini tak berada di lokasi dan tidak menyaksikan secara langsung peristiwa yang terjadi. Tapi berani bicara seolah dirinya menjadi saksi hidup di lapangan," tulis @FerdinandHaean3 di Twitter, Jumat (2/10/2020).

Ferdinand Hutahaean juga menyebut Musni Umar seperti buzzer. "Mus, sampean seorang rektor kenapa jadi sekelas buzzer tak laku? Miskin literasi, fakir narasi, dan krisis aura. Kasihan," kata dia.

Musni Umar sebelumnya membahas soal pendemo Gatot Nurmantyo yang dianggapnya kocar-kacir saat pendukung Gatot datang dan mengejar.

Musni Umar melalui Twitter berbicara terkait kericuhan pada saat acara tabung bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Ia prihatin dengan kejadian tersebut. Kata dia, aksi yang hanya sekadar tabur bunga tidak perlu didemo apalagi sampai ada yang membayar para pendemonya. Sebab, menurutnya ini merupakan bagian dari provokasi.

"Jangan lah mereka yang berhimpun di organisasi apapun apalagi yang hanya sekadar tabur bunga didemo, ada yang bayar pada mereka. Ya ini hanya memprovokasi gitu dan keadaan semakin tidak menentu padahal kita mengalami keadaan yang sangat berat di masa pandemi ini," kata @musniumar di Twitter.

s: akurat.co

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy