Sosok Guru SD Inspiratif, Bu Susilawati Datangi Murid yang Tak Punya HP hingga Menulis di Nampan

Guru SDN 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Susilawati, menggunakan baki atau nampan alumunium sebagai papan tulis saat mengajar muridnya. (foto: tribun)

IDEANEWSINDO.COM - Seorang guru bernama Susilawati nekat memakai baki atau nampan alumunium saat mengajar muridnya.

Susilawati adalah guru SDN 131 Manyollong, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Sosok inspiratif ini aktif mengunjungi rumah muridnya untuk mengajar langsung.

Ia harus menggunakan nampan milik oragtua muridnya lantaran tak ada papan tulis.

Kunjungan ke rumah murid dilakukannya karena tidak semua muridnya memiliki smartphone atau memiliki jaringan internet.

Setiap harinya ia mengunjungi rumah muridnya dengan mengumpulkan beberapa orang di teras rumah warga.

Ia menceritakan bahwa terpaksa meminjam baki milik muridnya sebagai pengganti papan tulis.

Sebab jika mengajar lisan susah dipahami oleh para muridnya.

Untuk memudahkan muridnya memahami materi pelajaran yang ia berikan maka Susilawati gunakan baki sebagai media papan tulis.

Awalnya Susilawati mencoba menulis melalui baki di rumahnya dengan menguji tinta spidol. Lalu hapusnya kembali menulis.

Uji coba itu sukses lalu diterapkan kepada muridnya saat ia mengajar.

"Saya gunakan media itu karena tidak bisa bawa papan tulis dari sekolah dan itu mudah dimengerti murid kami," kata Susilawati, Jumat (2/10/2020).

Nur Afiqah salah seorang murid SDN 131 Manyollong mengatakan bahwa dengan media itu ia bersama murid lainnya muda memahaminya.

"Kami pahami pelajaran yang diajarkan meski pakai baki," katanya.

Sebelumnya video Susilawati viral di media sosial di media sosial mengajar gunakan bakil.

Kadis Pendidikan Sinjai Apresiasi Guru Punya Inovasi Pembelajaran

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, A Jefrianto Asapa mengapresiasi cara guru menggunakan media belajar yang inovatif.

" Pada dasarnya kami apresiasi guru punya inovasi dalam melakukan pembelajaran seperti itu," kata Jefrianto Asapa.

Dia mengungkap bahwa bukan hanya Susilawati menggunakan media seperti itu, tetapi banyak guru lainnya yang menggunakan media di rumah murid dan siswa di rumah.

Rencananya pihak Diknas Sinjai sedang mempersiapkan sistem pembelajaran video dengan penyerhadanaan materi dan memiliki mutu. Sehingga penggunaan media seperti baki tidak terus menerus dilakukan oleh para guru.

s. tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy