Komunikasi Dinilai Kurang Baik, Bamus Betawi Minta Anies Copot Jabatan Kepala Kesbangpol DKI



IDEANEWSINDO.COM - Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menyoroti kurangnya komunikasi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Taufan Bakri.

Menurut Sekretaris Majelis Adat Bamus Betawi Bambang Sukur, sikap Taufan tidak mencerminkan besarnya perhatian Gubernur Anies Baswedan yang turut membina Bamus.

Pandangan itu muncul lantaran Taufan dinilai terlalu menutup diri terhadap para sesepuh Bamus Betawi.

"Padahal, Gubernur itu sangat menghargai dan menghormati Bamus. Bahkan, disela-sela kesibukannya, Pak Gubernur selalu hadir dan terlibat di setiap acara atau kegiatan besar Bamus," kata Bambang dalam keterangannya, Senin (2/11/2020).

"Beliau (Gubernur) sangat perhatian, sangat care dengan Bamus. Kami selalu berkomunikasi dan saling bersilaturahmi," imbuh dia.

Bambang khawatir buruknya komunikasi Taufan bisa berdampak pada hubungan antara Pemprov DKI dan masyarakat ibu kota.

"Seharusnya, dia (Taufan) kan tegak lurus dengan mengikuti arahan Gubernur," ucapnya.

Taufan dinilai tidak mampu menjalin komunikasi dengan masyarakat Betawi yang notabene merupakan tuan rumah di Jakarta. Terlebih Bamus Betawi punya tugas melestarikan kebudayaan di tengah masyarakat.

Tugas itu sebagaimana tertuang dalam Perda DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2015. Perda tersebut kemudian melahirkan Pergub Nomor 229 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelestarian Budaya Betawi.

"Karena itu, mewakili Ketua Majelis Adat Bamus, hari ini kami meminta kepada Pak Gubernur agar saudara Taufan dicopot dari jabatannya," tegas Bambang.

Menyambut pernyataan Bambang, Wakil Bendahara Umum Bamus Betawi Azis Ambadar ikut menyayangkan buruknya komunikasi Kepala Kesbangpol DKI saat ini.

Komunikasi buruk dianggap bisa berdampak pada hubungan Bamus dan masyarakat tak berjalan harmonis.

Azis mengatakan semestinya Kepala Kesbangpol dapat turut membina kebudayaan Betawi secara horizontal maupun vertikal.

"Kami tidak ingin, gara-gara satu orang malah berdampak pada hubungan Bamus Betawi dengan Pemprov DKI. Makanya kami minta Taufan dicukupkan saja dari Kesbangpol," ucap Azis.


s.tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy