Anggap Dirinya Jadi Korban Rasisme, Netizen Sebut Natalius Pigai Lebay: Dikit-dikit Bawa ke SARA



IDEANEWSINDO.COM - Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai masih menjadi sorotan.

Pasalnya ia menganggap dirinya menjadi korban rasisme oleh Ambroncius Nababan yang menyandingkan fotonya dengan gorila.

Atas hal tersebut ada sebagian masyarakat yang setuju dengannya ada pula yang menganggap bahwa respon dari Natalius Pigai berlebihan.

Ada yang menyebut Natalius Pigai untuk jangan lebay dan segala sesuatu dibawa ke arah rasisme. Sambil mengunggah video orang papua, salah satu pengguna menyampaikan penilaiannya tentang kasus rasisme Natalius Pigai.

"Om ini juga sering dihina dan dianggap sebagai resiko bermain sosmed dan celaan bersifat ke pribadi, jadi tidak pernah dibawa ke suku, jgn lebay dech om Pigai, dikit2 bawa ke sara" tulis @AzahraAn_Nisa dikutip Rembang Bicara dari Twitter.

Dalam unggahan tersebut @Azahra_Nisa mengunggah sebuah video orang papua yang menyatakan biasa saja apabila ada orang yang membercandainya dengan binatang dan lain sebagainya. 

"Buat pak Natalius Pigai ya terkait isu rasisme ya, begini pak Natalius, saya ini sudah 6 tahun ya hampir setiap hari nggak pernah absen dikatai anjing lah monyet lah biasa aja tuh biasa aja nggak usah lebay, cemen" katanya.

Dalam video tersebut, ia juga menyebut bahwa Natalius Pigai tak pernah mewakili suara Papua.

"Saya nggak pernah dengar Anda berbicara mewakili suara warga Papua. Anda nggak pernah mewakili suka cita Papua ketika ada pembangunan yang dikerjakan oleh pemerintahan disana. Anda tidak pernah mewakili rasa syukur warga Papua ketika pemerintah mulai menaruh perhatian habis-habisan untuk Papua" imbuhnya.

Video yang berdurasi 2 menit itu ia juga menyebut bahwa ungkapan seseorang kepada Natalius Pigai yang menyandingkan dirinya dengan gorila adalah ungkapan yang ditujukan pribadi, bukan kepada warga Papua.

"Tapi ketika Anda dikatai mirip gorila Anda katakan itu rasisme terhadap warga Papua. Rasisme dari mana? Itu ungkapan kekesalan seseorang terhadap Anda bukan ke warga Papua, tapi ke diri Anda secara pribadi" tambahnya.

Ia pun membandingkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi)

"Ketika Pak Jokowi dikatai presiden sinting presiden gila presiden goblok presiden setan iblis itu ungkapan kekesalan orang-orang yang berbeda pandangan politik dengan beliau, bukan suatu ungkapan rasisme terhadap suku Jawa, bukan" tegasnya.

Terakhir dalam video itu, seorang laki-laki tersebut meminta agar Natalius Pigai dapat melaporkan yang menimpanya tersebut kepada Polisi.

"Kalau anda merasa kata-kata itu nggak enak didengar mungkin Anda bisa melaporkan orang yang mengatakan hal tersebut sebagai penghinaan. Penghinaan terhadap dirimu secara pribadi jangan bawa-bawa suku ya pak Pigai ya, salam hormat buat Anda" pungkasnya.



s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy