Risma Antar 15 Pemulung Kerja di BUMN, Musni Umar: Sarjana Tak Mutu Tak Boleh Diterima Apalagi Gelandangan



IDEANEWSINDO.COM - Menteri Sosial, Tri Rismaharini baru-baru ini kerap menjadi sorotan publik.

Selain aksi blusukan Risma, mantan Wali Kota Surabaya itu kembali menyedot perhatian publik usai diketahui mengantarkan lima belas pemulung untuk bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sementara, BUMN yang dimaksud adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang tengah menjalankan beberapa proyek pemerintah di Bekasi dan Depok.

Adapun lima belas pemulung yang terpilih untuk bekerja merupakan hasil binaan dari Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Education, Religion Bee Entertainment (ERBE).

Terkait hal ini, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menyampaikan kritiknya pada aksi yang dilakukan Mensos Risma.

Sebagaimana diberitakan Pikiranrakyat-Bekasi.com dalam artikel "Risma Antar 15 Pemulung Kerja di PT Waskita Karya, Musni Umar: BUMN Bukan Lembaga Sosial", menurut Musni Umar, BUMN bukanlah sebuah lembaga sosial.

"BUMN itu institusi bisnis bukan lembaga sosial. BUMN pilar ekonomi Indonesia, selain swasta dan koperasi," katanya, sebagaimana dikutip dari Twitter @musniumar pada Sabtu, 23 Januari 2021.

Musni juga menuturkan bahwa seorang sarjana saja yang tidak memiliki kualitas tidak boleh diterima menjadi pegawai BUMN.

"Sarjana saja yang tidak berkualitas tidak boleh diterima jadi pegawai BUMN apalagi gelandangan," kata Musni Umar.

Diberitakan sebelumnya bahwa Menteri Sosial Risma berterima kasih pada PT Waskita Karya karena telah memberi kesempatan untuk pemulung binaan bisa bekerja di tempatnya.

"Saya mewakili pemerintah dan Kemensos mengucapkan terima kasih kepada PT Waskita Karya yang telah memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita," kata Risma.

Dia juga merasa yakin pada pemulung yang diantarnya tersebut akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

"Saya yakin mereka akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik," ujar Risma, dalam sambutan di Kantor PT Waskita Karya Lokasi Proyek Becakayu.

Para pemulung yang dibawa Risma nantinya akan tinggal sementara di Balai Karya Pangudi Luhur dan mendapatkan berbagai pelatihan.

Risma menyampaikan setelah mereka mandiri, maka akan ditempatkan di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, bekerja sama dengan Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kuncinya teman-teman harus jujur, rajin, dan disiplin. Sulit mendapatkan pekerjaan saat ini," ucapnya.

Dia mengingatkan mereka untuk yakin kehidupannya akan lebih baik.

"Saya yakin kehidupan kalian akan lebih baik. Susah dan berat sudah pasti, tapi harus yakin Tuhan bisa memberikan kemudahan di balik kesulitan kita," kata Risma memberi pesan.


s. pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy