Dewi Tanjung: AHY Pakai Trik Terzolimi Seperti SBY saat Pilpres 2004



IDEANEWSINDO.COM - Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung menyebut AHY pakai trik terzolimi seperti yang dilakau SBY di Pilpres 2004. Trik terzolimi AHY untuk menarik simpatik.

SBY merupakan presiden pertama di Indonesia yang dipilih melalui jalur pemilu. SBY bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, terpilih dalam Pemilu Presiden 2004.

SBY berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan kembali memenangkan Pemilu Presiden 2009, kali ini bersama Wakil Presiden Boediono. Sejak era reformasi dimulai, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua.

Trik terzolimi Agus Harimurti Yudhoyono meniru trik terzolimi Susilo Bambang Yudhoyono itu diungkapkan Dewi Tanjung di akun Twitternya, @Dtanjung15, Jumat (5/2/2021).

"Trik merasa terzolimi yang dilakukan oleh SBY saat Pilpres 2004 di pakai oleh AHY untuk menarik simpati masyarakat," kata Dewi Tanjung.

Namun sayangnya, menurut Dewi Tanjung, trik terzolimi AHY gagal.

"Tapi skali lagi walau AHY pakai jenggot 5 meter tapi dia tidak punya aura pemimpin, walaupun dia pernah jadi tentara dan berpangkat mayor," lanjut Dewi Tanjung.

Mau diajarkan manuver

Dewi Tanjung sebelumnya suruh AHY jadi Ketua RT atua ketua rukun tetangga. Dewi Tanjung meledek tuduhan kudeta Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY kepada orang di lingkaran Presiden Jokowi.

"AHY suruh jadi RT dulu deh baru jadi ketum Partai. Biar belajar berorganisasi dan belajar pintar biar nggak salah artikan kisruh sama kudeta. Apa perlu Nyai yang ajarin neh cara bermanuver dan berorganisasi yang baik," kata Dewi Tanjung dalam akun Twitternya.

Tweet Dewi Tanjung pun dikomentari netizen.

"Yang ada jadi RT korup Seperti di tempat saya ketua RTnya bukan Rukun Tetangga malah Rukun sudara. Dana bantuan dimakan. Sekeluarga RT dan dapat dana pun dilahap," kata @AsenLay9.


s: suara.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy