HNW Sindir Jokowi Soal Banjir Jakarta, Ferdinand Hutahaean: Lucu dan Sekedar Mencari Kambing Hitam



IDEANEWSINDO.COM - Mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi komentar Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang menyindir Jokowi soal banjir Jakarta.

Diketahui, Hidayat Nur Wahid atau HNW menyindir Jokowi yang pernah mengatakan lebih mudah mengatasi banjir jika jadi presiden.

HNW kembali memposting artikel berita Kompas.com berjudul Jokowi: Macet dan Banjir Lebih Mudah Diatasi jika Jadi Presiden yang terbit Maret 2014.

"Filksofi menahan air banjir?Mungkin justru agar Warga Jakarta ingat kpd @jokowi, yg saat jadi Gubernur DKI pernah nyatakan bhw banjir di Jakarta lebih mudah diatasi jika Jokowi jadi Presiden RI. Kini, sudah tahun ke 7 Jokowi jadi Presiden, bgmn banjir di Jakarta, sudah diatasi?," tulis HNW, Senin (22/2/2021) pukul 7.39 malam.

Ferdinand Hutahaean langsung bereaksi.

Ia mengatakan cuitan HNW itu lucu dan sekedar mencari kambing hitam diantara domba hitam.

Ferdinand Hutahaean membenarkan Jokowi memang pernah berkata demikian.

Sayangnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan susah kerja sama dengan pusat untuk mengurus banjir Jakarta.

"Pertanyaan yg lucu dan sekedar mencari kambing hitam diantara domba hitam.

Jokowi betul pernah berkata lbh mudah selesaikan banjir Jakarta jk jd Presiden. Bukankah hulu skrg diurus Presiden? Sayangnya Anies susah kerjasama dgn Pusat urus banjir Jakarta," tulis Ferdinand Hutahaean, Selasa (23/2/2021) pukul 7.28 pagi.

Pada postingan selanjutnya, Ferdinand Hutahaean berharap HNW menyampaikan ke Anies Baswedan agar mengikuti petunjuk dan arahan pusat.

"Semoga pak @hnurwahid menyampaikan ke @aniesbaswedan agar mengikuti petunjuk dan arahan Pusat yang Presidennya adalah Pak @jokowi tentang panunggalangan banjir Jakarta agar masalah ini selesai sprt yg pernah disampaikan pak JKW.

Jgn beda terus dan tdk mengikuti arahan Pusat..!," tulis Ferdinand Hutahaean, Selasa (23/2/2021) pukul 7.31 pagi.

Diberitakan sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sempat marah-marah karena sulit bekerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menangani banjir Jakarta.

"Pak Basuki, Menteri PU pun sampai marah-marah karena betapa sulitnya bekerja sama dengan pemimpin DKI tersebut,” ungkap Hasto.

Hal itu disampaikannya sebelum memulai acara Program Gerakan Penghijauan dan Bersih-Bersih Daerah Aliran Sungai (DAS), Cinta Ciliwung Bersih, di Waduk Cincin, Jakarta Utara, Minggu (21/2/2021).

Karena menurut Hasto, banjir sangat merugikan warga. Dia pun bisa merasakan bagaimana kerugian warga yang terdampak banjir.

Pasalnya, kediaman Hasto di Villa Taman Kartini, Bekasi, pun ikut kebanjiran. Ini sudah tahun ketiga dia merasakan kebanjiran.

“Selain lumpur di mana-mana, barang rusak, yang paling membuat khawatir adalah ular sering terbawa. Selain itu kecoa ada dimana-mana. Tempat menjadi terasa kumuh dan tentu saja ancaman penyakit," ucap Hasto, dilansir Tribun-timur.com dari Kompas TV.



s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy