Terbongkar WhatsApp WA Marzuki Alie pada SBY, Kesal Dituduh Tanpa Bukti: AHY Mundur dari Ketum



IDEANEWSINDO.COM - Politikus senior Partai Demokrat Marzuki Alie tidak mau dirinya dituduh terlibat dalam aksi kudeta partai Demokrat.

Marzuki Alie merasa kesal karena dituduh tanpa adanya bukti.

Lantaran pemberitaan telah beredar luas, Marzuki Alie langsung mengirim pesan lewat WhatsApp (WA) yang dikirim ke Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Marzuki Alie meminta tindakan tegas jika tuduhan itu tidak ada bukti.

"Saya sudah WA (WhatsApp) ke Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), saya minta tolong dibuktikan. Kalau tidak bisa buktikan, saya minta dia disanksi sesuai AD/ART partai," ujar Marzuki Alie.

Menurutnya, tuduhan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan dan pihak lain kepada dirinya sebagai bagian kelompok ingin kudeta, tidak memiliki dasar dan bukti.

Marzuki Alie mengatakan jika AHY tidak bisa membuktikan, maka AHY mundur dari ketua umum Partai Demokrat.

"Kalau dia bisa buktikan, ayo buktikan. Tapi kalau tidak bisa buktikan, awas loh. Kalau AHY nuduh saya tidak bisa buktikan, dia mundur dari Ketua Umum, kalau dia nyebut nama saya," ucap Marzuki.

Tak hanya AHY, Marzuki Alie juga meminta Syarief Hasan untuk mundur jika tidak bisa membuktikan.

"Pak Syarief Hasan itu nyebut nama saya, buktikan, kalau saya tidak terlibat, mundur dia dari Demokrat," sambung Marzuki.

Marzuki menyebut, Syarief Hasan kerap memfitnah dirinya sejak dulu dalam berbagai rapat internal Partai Demokrat, di mana saat itu dituduh akan melawan SBY selaku pimpinan partai.

Menurut Marzuki Alie. Syarief Hasan hanya ingin menari jabatan.

"Saya diemin saja, karena dia mau mencari posisi, mau dapet jabatan. Tapi sekarang fitnah saya, dia sampaikan ke publik, ini persoalan. Ini bukan main-main, fitnah betul," kata Maruzuki Alie.

Ia pun menegaskan, tidak pernah melakukan pertemuan dengan Kepala Staf kepresidenan Moeldoko untuk mengambil alih Demokrat dari AHY.

"Saya bertemu dengan pak Moeldoko dimana? Saya telepon apa? Kalau saya ngomong sama dia (Moeldoko), harus buktikan, kalau tidak bisa buktikan mundur loh," ucapnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat mengungkap orang-orang yang terlibat dalam upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Bukan cuma Moeldoko, tapi juga Johnny Allen Marbun dan Marzuki Alie.

"Johny Alen Marbun, Max Sopacua, Marzuki Alie," kata Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan saat dihubungi, Selasa (2/2/2021).

Diketahui sebelumnya, AHY mengungkapkan adaya gerakan kudeta atau pengambilan kepemimpinan Partai Demokrat.

AHY mengatakan gerakan kudeta tersebut mengancam kedaulatan Partai Demokrat.

AHY menyebut ada pejabat penting pemerintahan atau orang lingkaran Presiden Jokowi.

AHY lalu menyebut 5 oknum yang terlibat gerakan kudeta Partai Demokrat.

- satu kader Demokrat aktif

- satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif

- satu mantan kader yang sudah sembilan tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai karena menjalani hukuman akibat korupsi

- satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun lalu

- satu orang non kader partai atau seorang pejabat tinggi pemerintahan.


s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy