Novel Bamukmin Teriak dan Tunjuk-tunjuk Hakim Saat Walk Out Sidang HRS



IDEANEWSINDO.COM - Tim pengacara Habib Rizieq walk out dalam persidangan kasus tes swab di RS Ummi Bogor. Tim pengacara tampak berteriak dan menunjuk hakim saat proses walkout.

Pantauan detikcom di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Selasa (16/3/2021), sidang dibuka pada pukul 13.00 WIB dan tim pengacara Rizieq Shihab mulai walk out pada pukul 14.10 WIB. Tim pengacara beserta Habib Rizieq sebelumnya melakukan protes dan meminta agar dihadirkan secara langsung dalam persidangan.

Namun ketua majelis hakim Khadwanto menolak permintaan tersebut dan memutuskan tetap melanjutkan persidangan secara online. Mendengar keputusan hakim, tim pengacara yang terdiri atas Munarman, Novel Bamukmin, hingga Alamsyah melakukan walk out dan meninggalkan ruangan.

Habib Rizieq pun tampak meninggalkan ruang sidang di Bareskrim Polri. Tak lama kemudian, layar yang menampilkan Habib Rizieq tampak mati.

Melihat hal tersebut, Novel Bamukmin, salah satu tim pengacara Habib Rizieq, memarahi majelis hakim dan tim jaksa penuntut umum. Novel memprotes lantaran sambungan video Habib Rizieq yang berada di Bareskrim Polri terputus.

"Kenapa ada suara tidak ada gambar Habib Rizieq sementara ini semua ada, kenapa ini diputus, kenapa? Kenapa ini diputus," ujar Novel Bamukmin.

Selain menunjuk-nunjuk majelis hakim dan jaksa penuntut umum, Novel sesekali menunjuk layar virtual yang menunjukkan Habib Rizieq tak lagi berada di tempat.

Terlihat Novel melakukan protes dengan nada yang tinggi. Dia juga mendekat ke depan meja mejelis hakim dan jaksa penuntut umum.

Sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq Shihab kembali melontarkan protes karena disidangkan secara virtual dalam perkara terkait tes swab di RS Ummi Bogor. Majelis hakim menyampaikan persidangan virtual sudah diatur Peraturan Mahkamah Agung (Perma) mengenai acara peradilan terkait pandemi virus Corona (COVID-19).

"Majelis hakim sudah bermusyawarah, apa pun keputusan musyawarah ini, baik tidak menyenangkan buat penasihat hukum maupun tim jaksa penuntut umum, harus saya sampaikan bahwa hasil musyawarah terkait kendala teknis sidang online ini sudah teratasi jadi lancar, bisa didengar dengan jelas, dan itu majelis bisa abaikan," ujar ketua majelis hakim Khadwanto dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) seperti disiarkan online, Selasa (16/3/2021).

"Majelis hakim berpijak pada Perma Nomor 4 Tahun 2020 bahwa persidangan selama pandemi itu dijalankan secara online dan ini sudah berlangsung sejak bulan Juni kalau tidak salah, jadi kita juga tidak bisa mengabaikan fakta itu bahwa sidang online harus dijalankan," imbuhnya.


s: detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy