SBY Curhat Merasa Dikhianati, Kubu Moeldoko: Playing Victim



IDEANEWSINDO.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) curhat lantaran merasa dikhianati oleh sahabatnya sendiri. Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Demokrat Hencky Lutungan mengatakan, keluh kesah yang dilakukan SBY adalah playing victim termasuk kebohongan yang diungkapkan.

“Akhirnya isi puisi ini adalah playing victim yang penuh kebohongan. Kau ditinggalkan? Padahal kau yang meninggalkan orang-orang yang mendukungmu,” ujar Hencky kepada wartawan, Jumat (19/3).

Hencky mengatakan 18 tahun lalu SBY memohon untuk bisa menjadi kader Partai Demokrat. Namun setelah masuk Demokrat SBY malah berbuat kelicikan.

“Akhirnya dengan kelicikan kau singkirkan semua pendiri Demokrat dengan mengubah mukadimah AD/ART bahwa kau (SBY-Red) dan Vince Rumangkang adalah founding fathers,” katanya.

Oleh sebab itu, SBY sedang memainkan kebohongan seolah-olah menjadi orang yang tercampakan dan dikhianati oleh pendiri-pendiri Demokrat lainnya.

“Kau tempatkan dirimu sebagai orang yang teraniaya. Padahal semua pendiri Demokrat sedang kau campakan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY mengunggah tulisan berjudul Kebenaran dan Keadilan Datangnya Sering Lambat, Tapi Pasti, di sejumlah akun media sosialnya.

Unggahan tersebut muncul di tengah kisruh Partai Demokrat sedang memanas. Dalam unggahan tersebut, SBY bercerita saat ini menerima cobaan yang begitu berat. Ia menyinggung juga soal sahabat yang tega melukai dirinya.

“Perbuatan dan perlakuan sejumlah ‘sahabat’ yang sangat melukaiku. Juga melukai orang-orang yang setia, yang mencintai dan berjuang di sebuah perserikatan partai politik, yang selama 20 tahun aku juga ikut bersamanya. Sesuatu yang tak pernah kubayangkan bahwa itu bakal terjadi,” kata SBY.


s: jawapos.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy