Terungkap Jokowi Tak Pernah Ambil Gaji saat Jabat Wali Kota Solo, Gibran Akan Ikuti Jejak Jokowi?



IDEANEWSINDO.COM - Selama menjabat Wlai Kota Solo, Joko Widodo tak pernah mengambil gajinya.

Gibran Rakabuming Raka kini telah resmi menjadi Wali Kota Solo bersama Teguh Prakosa, wakilnya dalam periode 2021-2026.

Mereka dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Jumat (26/2/2021).

Pasangan Gibran-Teguh menggantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo yang purnatugas pada Rabu (17/2/2021).

Dalam pidato perdananya, Gibran Rakabuming memaparkan sejumlah program kerja prioritas.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Solo akan menyelesaikan vaksinasi dan melakukan percepatan pemulihan ekonomi.

Suami Selvi Ananda ini juga berbicara tentang peningkatan ekonomi melalui kreativitas masyarakat.

Bahkan, kakak Kaesang Pangarep ini akan membuat big data sebagai acuan agar kinerja pemkot semakin transparan dan akuntabel.

Resmi menjadi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming kini diharapkan bisa mengulang kisah sukses Jokowi dari Solo hingga menjadi Presiden RI.

Citra politik seperti Jokowi bisa diraih Gibran dengan membuktikan kemampuannya dalam memimpin Kota Solo.

"Harus diakui kekuatan Gibran adalah karena dia dianggap sebagai duplikat dan penerus Jokowi. Tantangannya tinggal bagaimana ia bisa mengulang succes story Jokowi, atau dapat melampaui kerja dan capaian Bapaknya di Solo," ucap Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno.

Dengan mengulang kesuksesan Jokowi, Gibran bisa mempertahankan citra Jokowi pada dirinya.

Adapun Joko Widodo (Jokowi) tercatat menjadi Wali Kota Solo dalam dua periode. Periode pertamanya pada 2005-2010 berjalan lancar.

Kesuksesannya memimpin Solo membuat Jokowi kembali terpilih untuk periode kedua.

Namun, Jokowi tak menyelesaikan periode keduanya di Solo.

Ia dicalonkan oleh PDI-P sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada 2012 dan keluar sebagai pemenang.

Dari Jakarta, Jokowi melaju ke Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Berdasarkan laporan Kompas.com, Jokowi tak pernah mengambil gaji yang menjadi haknya selama menjadi Wali Kota Solo.

"Gaji wali kota Rp 6,5 juta. Potong pajak jadi Rp 5,5 juta. Saya tidak pernah nanya. Saya merasa, memang saya sebenarnya butuh uang, tapi ada orang lain yang lebih membutuhkan uang ini dari kita," papar Jokowi pada Kamis (26/5).

Jokowi menjelaskan, ia dan istrinya memiliki pendapatan dari usaha lain. Utuk itu, ia merasa masih cukup terpenuhi kebutuhannya dengan hasil kerjanya yang lain.

Sebelum menjadi wali kota, Jokowi telah memiliki usaha mebel rumah dan taman, bahkan telah eksis di beberapa negara.

Usaha ini tetap ia jalankan setelah terpilih menjadi wali kota.

Kendati demikian, Jokowi tak mau menceritakan lebih jauh lagi mengenai alasan yang melatari untuk tidak menerima gaji sebagai Wali Kota Solo. Ia hanya berharap bisa bekerja dan melakukan yang terbaik untuk Kota Solo.

Langkah Jokowi yang pernah tak ambil gaji saat menjadi Wali Kota Solo, akankah diikuti sang putra sulung?

Dilansir dari TribunSolo (grup TribunJakarta), Gibran Rakabuming Raka mengaku tak memikirkan soal gaji bulanan yang akan diterimanya.

"Itu urusan nanti, gaji urusan nanti," ucap Gibran Rakabuming pada Senin (1/3).

Tak cuma gaji, ayah anal dua ini awalnya tak memikirkan mengenai fasilitas mobil dinas dan rumah dinas yang didapatkannya.

Seperti diketahui, Gibran saat ini mendapatkan fasilitas mobil dinas berupa Toyota Innova 2.0 V.

Rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung juga kini bisa dihuninya bersama istrinya Selvi Ananda.

Dua anak Gibran, Jan Ethes Srinarendra serta La Lembah Manah juga bisa tinggal di sana.

"Dari awal, namanya mobil dinas, rumah dinas tidak berpikir seperti itu," ujar Gibran.


s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy