Bahar bin Smith Ngaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad, Denny: Terus Kenapa? Penting?



IDEANEWSINDO.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar mengomentari pernyataan terdakwa Habib Bahar bin Smith yang mengaku cucu ke-29 dari Nabi Muhammad SAW.

Pernyataan itu disampaikan Habib Bahar dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan sopir taksi daring di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (18/5/2021) kemarin.

Denny Siregar mempertanyakan pentingnya mengungkap status keturunan yang dilakukan Habib Bahar di persidangan.

Dalam persidangan itu, Habib Bahar bin Smith mengungkapkan statusnya yang merupakan keturunan ke-29 dari Nabi Muhammad SAW.

"Trus kenapaaaaa? Penting???" cuit dia di akun Twitter pribadinya @DennySiregar7, Selasa (18/5/2021) malam.

Diberitakan sebelumnya, Habib Bahar bin Smith mengaku bersalah dan siap menerima tanggungan atas kesalahan yang diperbuatnya selama untuk menjaga marwah istrinya.

Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Habib Bahar saat sidang secara virtual, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Surachmat.

Selain itu, dalam sidang kasus penganiayaan sopir taksi daring September 2018 silam itu, Habib Bahar juga mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya merupakan cucu ke-29 Nabi Muhammad SAW.

Hal itu terlontar dari mulutnya setelah menyinggung sikap Nabi Muhammad SAW yang tetap sabar walaupun dihinda dan dicaci maki.

"Beliau (Nabi Muhammad SAW) dihina dan dicaci dimaki dan dilempari kotoran unta, beliau diam. Tetapi kalau selain daripada urusan pribadi, beliau tidak pernah diam. Ada yang mengaku nabi palsu dibunuh oleh beliau," kata dia.

Dalam persidangan itu, Habib Bahar bin Smith mengungkapkan statusnya yang merupakan keturunan ke-29 dari Nabi Muhammad SAW.
Habib Bahar kemudian menceritakan soal pengalaman pribadinya. Dia mengaku beberapa kali mendapat cacian, tetapi tidak membalasnya.

Hal itu diteladani dari Nabi Muhammad yang diakuinya sebagai kakeknya sendiri.

Ketika berada di Singkawang, Habib Bahar menuturkan bahwa dirinya pernah mendapatkan hinaan lewat media sosial.

Namun, dia meminta kepada majelis hakim Singkawang untuk membebaskan orang tersebut.

"Saya sudah memaafkan siapapun yang menghina pribadi saya. Asalkan tidak menghina agama saya," ujarnya dikutip dari Ayobandung.com—jaringan Suara.com.

Dalam kesempatan itu lah, Habib Bahar lantas mengeluarkan sepotong pernyataan yang menyebut bahwa dirinya cucu Nabi Muhammad ke-29.

"Kalau pribadi saya dihina dan dicaci, Insya Allah kakek kami mengajarkan itu. Kakek kami mengajarkan itu, saya cucu Nabi Muhammad ke-29," tegas Habib Bahar.

Aniaya Sopir Taksi karena Goda Istri

Dalam sidang tersebut pula, Habib Bahar mengatakan motifnya menganiaya sopir taksi daring karena emosi saat mendengar istrinya digoda.

"Siapapun pasti emosi ketika mendengar istrinya digoda. Saya rela membuat kesalahan untuk membela marwah, harga diri istri saya," tuturnya.


s: suara.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy