CEK FAKTA: Jenazah Salah Satu Awak KRI Nanggala 402 Ditemukan Terdampar di Perairan Selatan Pulau Mandangin



IDEANEWSINDO.COM - Beredar kabar ditemukannya jenazah salah satu awak KRI Nanggala 402 di Perairan Selatan Pulau Mandangin.

Kabar ditemukannya jenazah salah satu awak KRI Nanggala 402 tersebut beredar melalui Facebook pada 28 April 2021.

Sebuah akun Facebook bernama Al Ilmi (fb.com/al.ilmi.566) mengunggah sebuah foto tangkapan layar yang diklaim sebagai jenazah salah satu awak KRI Nanggala 402 yang terdampar di Perairan Selatan Pulau Mandangin.

“Mgkn ni mayatx awak KRI Nanggala 402 kshan” bunyi komentar dalam akun Facebook Al Ilmi.

Dalam akun Facebook tersebut, tampak foto-foto yang memperlihatkan satu jenazah yang terdampar di sebuah pantai, yang mana identitas jenazah tersebut belum diketahui secara jelas.

“Ditemukan mayat terdampar di perairan selatan Pulau Mandangin, yang identitasnya masih belum jelas tetapi jika dilihat dari pakaian yang dikenakan seperti korban awak kapal NANGGALA 402, mari bantu sebarkan agar mayat segera dievakuasi.”

Begitu bunyi narasi yang tertulis dalam akun Facebook Al Ilmi.

Namun benarkah itu jenazah salah satu awak KRI Nanggala 402?

Menurut hasil otopsi dari RSUD dr. Mohammad Zyn, jenazah tersebut berusia kurang lebih 60 tahun dengan tinggi 156 cm, dan telah meninggal selama 16 hari, kemudian warga menemukan jenazah itu di Perairan Selatan Pulau Mandangin, Sampang, Madura, pada 27 April 2021.

“Iya benar di Pulau Mandangin ditemukan satu mayat dengan kondisi tubuh yang sudah hancur, tepatnya di pinggir pantai,” kata Kepala Puskesmas Pulau Mandangin yang membenarkan penemuan jenazah di pinggir pantai Pulau Mandangin.

Sedangkan kronologi penemuan jenazah itu sendiri diungkapkan oleh salah satu warga Pulau Mandangin yang  bernama Damhuji, 40 tahun.

Kala itu Damhuji sedang memancing sekitar pukul 10:00 WIB, kemudian ia melihat sesosok mayat yang mengapung di laut.

Segera Damhuji kembali ke pantai untuk mengambil perahu yang lebih besar sekaligus mengajak dua temannya untuk membawa mayat itu ke daratan.

Saat mayat itu ditemukan tidak terdapat identitas satu pun yang melekat di tubuh si mayat itu, dan selanjutnya polisi membawa mayat tersebut ke RSUD dr. Mohammad Zyn.

Namun menurut Kadispenal Laksamana Pertama Julius Widjojono, tidak ada awak KRI Nanggala yang berusia 60 tahun, karena di usia itu anggota TNI Angkatan Laut sudah pensiun.

Merujuk informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa penemuan jenazah yang diklaim sebagai salah satu awak KRI Nanggala 402 di Perairan Selatan Pulau Mandangin adalah hoaks alias berita bohong karena KRI Nanggala tenggelam pada 21 April 2021, dan tidak ada awak kapal selam yang berusia 60 tahun.


s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy