Petinggi Sunda Empire Sebut Amerika Dimerdekakan Sultan Banten Jadi Trending Topic



IDEANEWSINDO.COM - "Banten", menjadi trending topik di media sosial Twitter, Kamis (20/5/2021). Lebih dari 2.549 warganet membahas "Banten" dengan beragam komentar. Tak sedikit yang mempertanyakan mengapa bisa menjadi trending topik.

"Ada apa dengan banten ?," tanya akun @Akulupahmm dikutip Kamis (20/5/2021).
Akun @deniarahayu pun terkejut kenapa Banten menjadi tranding.

"Lah gue kaget Banten tbtb tranding, taunya kenapee ??????," ungkapnya.

Akun @ratnaa_sari menyebut Banten trending karena Lord Rangga

"Banten tiba-tiba trending karena Lord Rangga hahahaha," pungkasnya.

Setelah ditelusuri, bahasan Banten rupanya berawal dari pernyataan Petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana atau yang biasa disapa Lord Rangga saat menjadi bintang tamu di Podcast youtube Deddy Corbuzier.

Perbincangan mengenai Banten di mulai saat menit ke 8:36, di mana Rangga punya teorinya sendiri mengenai asal usul Amerika yang disebutnya dimerdekakan oleh Sultan Banten.

Lalu apa sih sebenarnya Banten itu?

Banten atau dahulu dikenal dengan nama Bantam pada masa lalu merupakan sebuah daerah dengan kota pelabuhan yang sangat ramai, serta dengan masyarakat yang terbuka dan makmur. Pada abad ke-5, Banten merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara.
Setelah runtuhnya Kerajaan Tarumanagara (menurut beberapa sejarawan ini akibat serangan Kerajaan Sriwijaya), kekuasaan di bagian barat Pulau Jawa dari Ujung Kulon sampai Ci Sarayu dan Ci Pamali dilanjutkan oleh Kerajaan Sunda. Seperti dinyatakan oleh Tome Pires, penjelajah Portugis pada tahun 1513, Bantam menjadi salah satu pelabuhan penting dari Kerajaan Sunda. Menurut sumber Portugis tersebut, Bantam adalah salah satu pelabuhan kerajaan itu selain pelabuhan Pontang, Cigede, Tamgara (Tangerang), Kalapa, dan Cimanuk

Pada awal abad ke-17 Masehi, Banten merupakan salah satu pusat perniagaan penting dalam jalur perniagaan internasional di Asia. Tata administrasi modern pemerintahan dan kepelabuhan sangat menunjang bagi tumbuhnya perekonomian masyarakat. Daerah kekuasaannya mencakup juga wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Lampung.

Ketika orang Belanda tiba di Banten untuk pertama kalinya, orang Portugis telah lama masuk ke Banten. Kemudian orang Inggris mendirikan loji di Banten dan disusul oleh orang Belanda.

Selain itu, orang-orang Prancis, dan Denmark pun pernah datang di Banten. Dalam persaingan antara pedagang Eropa ini, Belanda muncul sebagai pemenang. Orang Portugis melarikan diri pada 1601, setelah armada mereka dihancurkan oleh armada Belanda di perairan Banten. Orang Inggris pun tersingkirkan dari Batavia (1619) dan Banten (1684) akibat tindakan orang Belanda.

Pada 1 Januari 1926 pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan untuk pembaharuan sistem desentralisasi, dan dekonsentrasi yang lebih luas. Di Pulau Jawa dibentuk pemerintahan otonom provinsi. Provincie West Java adalah provinsi pertama yang dibentuk di wilayah Hindia Belanda yang diresmikan dengan surat keputusan tanggal 1 Januari 1926, dan diundangkan dalam Staatsblad (Lembaran Negara) 1926 No. 326, 1928 No. 27 jo No. 28, 1928 No. 438, dan 1932 No. 507. Banten menjadi salah satu keresidenan yaitu Bantam Regentschappen dalam Provincie West Java di samping Batavia, Buitenzorg (Bogor), Preanger (Priangan), dan Cirebon.

Pada tahun 2000, Banten yang sebelumnya menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat akhirnya menjadi Provinsi sendiri akibat adanya wilayah pemekaran melalui keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Pusat pemerintahannya berada di Kota Serang.


s: okezone.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy