Dengan Lantang Neno Warisman Sebut Dana Haji Rp38,5 Triliun Dipakai Jokowi, Ternyata Hoax



IDEANEWSINDO.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Neno Warisman dengan lantang menyebut dana haji Rp38,5 Triliun dipakai pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu dilontarkan sosok yang kerap menuai kontroversi itu melalui video yang diunggah di kanal Youtube pribadinya.

Dalam video berjudul ‘Live: 385 T Dana Haji Sudah Dipakai Pemerintahan Jokowi’ tersebut, Neno membacakan sebuah artikel yang dimuat situs Gelora.

“Ini artikel Gelora. ‘Rp38 setengah triliun dana haji sudah dipakai pemerintah Jokowi, jamaah tak pernah diberitahu’,” ucapnya sembari menunjukkan artikel berita dimaksud.

Neno lantas membacakan isi pemberitaan itu.

Neno menyebutkan bahwa pada 2014 dana haji dipakai Kementerian Perhubungan sebesar Rp 1,371 triliun untuk proyek jalur kereta api ganda.

“Empat trek double Manggarai. Jalur kereta api ganda Bekasi,” ujar Neno.

Neno juga menyatakan bahwa dana haji dipakai kemenag.

“Dipakai Kemenag Rp200 miliar untuk revitalisasi pengembangan asrama haji Kota Medan dan lain lain,” sambungnya.

Ternyata Hoax
Dikutip dari laman resmi Kemenkominfo, dipastikan berita berjudul “Jokowi Ternyata Sudah Pakai Rp38,5 Triliun Dana Haji, Jamaah Tak Diberitahu” yang diterbitkan Gelora dipastikan hoax.


Disebutkan bahwa tautan pemberitaan itu berawal dai Facebook.

Faktanya, dana haji saat ini masih tersimpan di rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam bentuk Valuta Asing dan Rupiah.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan, tak ada dana haji yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Ia menambahkan, pada 2019 ada perubahan pengelolaan dana haji.

50 persen dana haji akan di tempatkan di bank syariah, 30 persen di surat berharga, 20 persen investasi langsung, dan sisanya investasi lainnya.

“Rencananya, investasi langsung tersebut terkait ibadah haji. Contohnya dengan BRI kita mau joint venture untuk akuisisi perusahaan pengadaan valas di Arab Saudi,” kata Anggito, Senin (7/6/2021).


s: pojoksatu.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy