Angka Kasus Covid-19 Tiba-tiba Turun, Rizal Ramli Minta Pemerintah Jujur



IDEANEWSINDO.COM - Penambahan kasus aktif Covid-19 di Tanah Air menyebabkan rumah sakit semakin kewalahan untuk menampung pasien. Pasalnya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 44.721 kasus pada 18 Juli 2021.

Melihat laporan yang dimuat salah satu media nasional tersebut, pakar ekonomi Rizal Ramli pun memberikan tanggapan yang menohok.

Melalui akun Twitter miliknya, Rizal Ramli memberikan komentarnya pada unggahan salah satu media nasional yang memberitakan Kasus Covid-19 Turun, tetapi Testing juga Anjlok.

Dilaporkan penambahan kasus aktif menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 2.877.476 yang terhitung sejak kasus Covid-19 terkonfirmasi pertama kali pada 2 Maret 2020.

Jumlah pasien yang meninggal usai terpapar Covid-19 bertambah sebanyak 1.093 kasus dan total mencapai 73.582 orang, sementara pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 29.264 orang yang jumlahnya menjadi 2.261.658 orang.

Sementara itu, kasus Covid-19 mengalami penurunan setelah empat hari sebelumnya berturut-turut melebihi angka 50.000 per hari.

Media tersebut melaporkan bahwa data pemerintah pada Rabu, 14 Juli 2021, menunjukan kasus Covid-19 mencapai 54.517; pada Kamis, 15 Juli 2021, sebanyak 56.757 kasus; pada Jumat, 16 Juli 2021 sebanyak 54.000 kasus; dan pada Sabtu, 17 Juli 2021 sebanyak 51.592 kasus.

Selain itu, turut dilaporkan penurunan kasus dibarengi dengan angka testing yang dibuktikan dengan pemeriksaan spesimen pada Minggu, 18 Juli 2021, sebanyak 192.918 spesimen Covid-19 dari 138.046 orang.

Jumlah itu mengalami penurunan dari empat hari sebelumnya yang jumlah tes bisa melebihi angka 240.000 spesimen.

Tercatat sebanyak 251.392 spesimen pada Sabtu, 17 Juli 2021, 258.532 spesimen pada Jumat, 16 Juli 2021, 249.059 spesimen pada Kamis, 15 Juli 2021, dan 240.724 spesimen pada Rabu, 14 Juli 2021.

Dari 138.046 orang yang diperiksa, sebanyak 82.794  menggunakan real time PCR dan 55.252 diambil sampelnya menggunakan tes antigen.

Hasilnya, sebanyak 44.721 orang positif Covid-19 yang didapatkan dari 39.642 hasil swab PCR dan 5.079 dari antigen.

Dari data tersebut, maka positivity rate kasus positif Covid-19 harian, yaitu berada di angka 32,40 persen.

Namun, jika tanpa menggunakan hasil positif dari tes antigen, yaitu hanya menghitung dari metode swab PCR, maka positivity rate menunjukkan angka lebih tinggi, yaitu mencapai 47,88 persen.

Membaca data tersebut, Rizal Ramli pun meminta penanggung jawab belajar untuk menyatakan kebenaran.

“Kok ndak kapok-kapok sih 'massaging' data dan "spin" kesimpulan ? Padahal kredibilitas sudah hancur -- pliiss deh belajar untuk nyatakan kebenaran,” katanya yang dikutip pada Selasa, 20 Juli 2021.


s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy