DKI Tak Masuk Jadwal Formula E, PDIP Minta Pemprov Tagih Commitment Fee



IDEANEWSINDO.COM - Jakarta tidak tercantum sebagai tuan rumah Formula E dalam kalendar balap sementara untuk tahun 2022. Sekretaris komisi E DPR RI fraksi PDIP Jhonny Simanjuntak menilai Pemprov DKI perlu proaktif karena terdapat commitment fee yang telah diberikan.

"Kalau dari pihak Jakpro sebenarnya belum ada pemberitahuan kepada kita cuma memang disini Pemprov DKI Jakarta memang harus relatif lebih proaktif terhadap event ini, karena dana kita kan sudah kita gulirkan disana," ujar Jhonny saat dihubungi, Senin (12/7/2021).

Jhonny berpendapat lebih baik bila Formula E tidak dilaksanakan di Jakarta. Sehingga menurutnya Pemprov DKI perlu menagih penyelenggara untuk mengamil kembali uang yang telah diserahkan.

"Saya mengatakan lebih bagus lagi kalau tidak dilaksanakan, saya tidak kecewa kalau tidak masuk kalender, tugas Pemprov DKI Jakarta untuk menagih kepada orang-orang di Formula E untuk kita tarik kembali, kita gunakan untuk penanganan COVID di Jakarta," kata Jhonny.

Menurut Jhonny dana ini dapat dialokasikan untuk penanganan COVID-19 di Jakarta. Salah satunya untuk mencukupi kebutuhan jumlah relawan hingga membantu pemantauan dan penanganan warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Dana yang sekian besar kita alihkan ke penanganan COVID, saya pikir akan sangat membantu sekali. Karena kita sadar kan sekarang Pemprov DKI karena memang disini pusat sebaran COVID paling tertinggi, dan itu unpredictable bagi kita," tuturnya.

"Dana yang luar biasa itu misalnya kita bisa berikan kebutuhan untuk tenaga relawan, penggerakkan masyarakat di tingkat RT dan RW supaya mereka punya sedikit dorongan kepada mereka untuk bisa menjadi pengawas dan relawan untuk menangani orang-orang yang terpositif COVID yang isoman. Kan sekarang salah satu masalah kita juga tidak terlayani secara prima bahkan mungkin terlantar orangn-orang yang terpapar COVID di rumah-rumah," sambungnya.

Tidak hanya itu, event Formula E juga dinilai telah kehilangan momentum. Di masa pandemi, bila Formula E tetap dilakukan di Jakarta menurutnya akan banyak cemoohan dari berbagai pihak.

"Karena menurut saya Formula E sudah kehilangan momentum. Ketika kita sudah kena covid tahun 2020, kemudian 2021 lonjakan yang luar biasa ini dilaksanakan pula di tahun 2022 itu akan jadi bahan cemoohan masyarakat, kan nanti yang akan jadi sasaran Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Gubernur sebagai pimpinan tertinggi," pungkasnya.

Jakarta Tak Masuk Kalender Sementara Formula E
Formula E telah merilis kalender balap sementara untuk tahun 2022. Di kalender balap sementara itu, tidak ada Jakarta sebagai tuan rumah.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pihak yang ditugaskan oleh Pemprov DKI untuk menjadi penyelenggara Formula E buka suara. Jakpro saat ini tengah berkoordinasi dengan Formula E Operation (FEO).

"Kami masih berkoordinasi dengan FEO jadi nanti setelah ada kabar selanjutnya kita sampaikan," ujar Direktur Operasional JakPro Muhammad Taufiqurrahman, kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Untuk diketahui, Formula E yang bakal digelar di Jakarta ditunda sampai 2022. Salah satu faktornya pandemi COVID-19 yang belum selesai.

Berikut kalender balap sementara Formula E 2022:

Seri 1 dan 2 -- 28 & 29 Januari -- Arab Saudi
Seri 3 -- 12 Februari -- Meksiko
Seri 4 -- 26 Februari -- Afrika Selatan
Seri 5 -- 19 Maret -- China
Seri 6 -- 9 April -- Italia
Seri 7 -- 30 April -- Monaco
Seri 8 -- 14 Mei -- Jerman
Seri 9 -- 4 June -- (TBD)
Seri 10 -- 2 Juli -- Kanada
Seri 11 & 12 -- 16 & 17 Juli -- Amerika Serikat
Seri 13 & 14 -- 30 & 31 Juli -- Inggris
Seri 15 & 16 -- 13 & 14 Agustus -- Korea Selatan


s: detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy