Fadli Zon Heran Indonesia Pakai Vaksin Sinovac Padahal Tak Diakui Negara Lain, Ferdinand: Tak Paham Situasi



IDEANEWSINDO.COM - Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi soal Indonesia yang kini menggunakan vaksin asal China, yakni vaksin Sinovac untuk dipergunakan rakyat dari penularan virus Covid-19.

Fadli Zon tampak heran Indonesia menggunakan vaksin Sinovac untuk masyarakatnya, lantaran di negara-negara lain vaksin Sinovac ternyata tak diakui.

Lanjut, Fadli Zon menegaskan bahwa dirinya salah satu yang sangat mendukung agar masyarakat melakukan vaksinasi Covid-19.

Adapun pernyataan Fadli Zon atas penggunaan vaksin Sinovac tersebut, dibantah oleh mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Menurutnya, untuk mendapatkan vaksin itu tidak mudah. Ferdinand menegaskan kepada Fadli Zon agar jangan asal berbicara, jadi terkesan tak paham situasi nasional.

Ferdinand menuturkan bahwa vaksin Sinovac itu efikasinya di atas 60% artinya sangat bermanfaat untuk digunakan masyarakat daripada tidak sama sekali dilakukan.

"Utk dpt vaksin itu tdk mudah. Jgn asal ngoceh kesannya anda tak paham situasi global dan nasional. Sinovack itu evikasinya diatas 60% artinya saat ini sgt bermamfaat drpd tdk sama sekali," kata Ferdinand Hutahaean.

Lebih lanjut, Ferdinand tampak menantang Fadli Zon untuk bisa menunjukkan darimana bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

"Zone, coba tunjukkan drmn kita bs dapat vaksin? Mbacot aja kau..!," kata Ferdinand Hutahaean, seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari Twitter @FerdinandHaean3, pada Minggu, 11 Juli 2021.

Diketahui, vaksin Covid-19 bukan hanya vaksin Sinovac, melainkan ada vaksin Moderna dan pfizer buatan Amerika Serikat.

Indonesia justru menggunakan vaksin Sinovac untuk masyarakatnya, sedangkan ternyata Sinovac ini tak diakui di negara-negara lain.

Terkait penggunaan vaksin Sinovac ini dipertanyakan Fadli Zon, pasalnya efikasi Sinovac lebih rendah dari vaksin Moderna dan Pfizer yang memiliki tingkat efikasi yang lebih tinggi.


s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy