Oknum Satpol PP Gowa Resmi Ditahan, Sempat Diperiksa Tiga Jam



IDEANEWSINDO.COM - Tersangka Hamdan Mardani (57), Satpol PP yang menganiaya pasangan suami istri (pasutri) pemilik warung kopi (warkop) resmi ditahan Polresta Gowa, Minggu, 18 Juli 2021.

Sebelum dijebloskan ke jeruji besi, tersangka kembalai diperiksa selama tiga jam penyidik. Dimana sebelumnya, tersangka dijemput di kantor Satpol PP Kabupaten Gowa.

Dalam pemeriksaan, Mardani Hamdan didampingi pengacaranya, dan penyidik telah menemukan bukti kuat sehingga langsung dijebloskan ke tahanan.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa tujuh orang saksi terkait peristiwa viral tersebut. Lalu diadakan gelar perkara sesuai dengan keterangan pelaku, korban dan para saksi.

Pihak Polres Gowa terbilang bekerja cepat, karena kasus ini menjadi sorotan sehingga prosesnya lebih cepat. Hanya berselang lima hari setelah kejadian, tersangka dimasukkan tahanan.

Dimana sebelumnya harus diperiksa juga di Inspektorat Daerah. Dimana tersangka sudah dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Satpol PP Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M. Tambunan berharap dengan ditahannya tersangka, masyarakat tidak lagi memprovokasi dan membully di media sosial.

''Saya berharap seluruh masyarakat kabupaten Gowa tidak lagi melakukan aksi provokasi maupun mem-bully di media sosial. Saya yakin masyarakat akan selalu berpegang teguh pada budaya Siri Na Pacce dalam bermasyarakat, ''Harap AKP Tambunan saat dikonfirmasi sore tadi Minggu, 18 Juli 2021.

Diketahui, kasus penganiayaan ini dilakukan oknum Satpol PP Pemkab Gowa terhadap Pasutri di Cafe Ivan Riyan, Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa pada Rabu 14 Juli 2021 pukul 20.40 WITA saat pelaksanaan PPKM skala Mikro.

Kasus ini sempat viral dan menuanai kecamatan dari segala lapisan masyarakat. Kini kasus ini sudah memasuki babak baru karena sudah ditangani pihak kepolisian setempat.


s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy