PPKM Darurat Diperpanjang hingga Akhir Juli, Jokowi Perintahkan Risma Salurkan Bansos



IDEANEWSINDO.COM - Pemerintah akan memperpanjang PPKM Darurat menjadi akhir Juli 2021.

Sebelumnya pemerintah menetapkan akhir PPKM Darurat pada 20 Juli 2021.

Keputusan PPKM Darurat diperpanjang hingga akhir Juli 2021 disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy.

"Bapak Presiden sudah memutuskan bahwa PPKM Darurat ini akan diperpanjang sampai akhir Juli," kata Muhadjir dalam rekaman suara yang diterima Tribunnews.com, Jumat, (16/7/2021).

PPKM Darurat diberlakukan untuk menekan angka ledakan angka Covid-19 di Indonesia.

Selain Jawa dan Bali, PPKM Darurat diberlakukan di 15 kota lainnya termasuk Batam dan Tanjungpinang.

Setelah beberapa saat pemberlakuan PPKM Darurat, angka Covid-19 di Indonesia masih menanjak.

Indonesia mencatatkan 54 ribu kasus baru COVID-19 pada Jumat (16/7/2021).

Tercatat total pasien aktif kini ada sebanyak 504.915 orang.

Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di DKI Jakarta sebanyak 12.415 kasus, disusul Jawa Barat dengan 10.730 kasus dan Jawa Timur dengan 7.832 kasus.

Sementara itu, secara kumulatif, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 28.079 orang.

Sehingga, jumlah pasien yang sembuh setelah terinfeksi virus corona menjadi 2.204.491 orang.

Kemudian, ada penambahan 1.205 kasus kematian akibat Covid-19. Dengan demikian, pasien Covid-19 meninggal dunia jadi 71.397 orang.

Muhadjir mengatakan, keputusan PPKM Darurat diperpanjang merupakan hasil rapat kabinet terbatas, setelah melihat kondisi Pandemi Covid-19 sekarang ini.

Muhadjir mengatakan bahwa keputusan perpanjangan tersebut hampir pasti, sebelum nanti kemudian diumumkan secara resmi.

"Iya. Sudah. 2 per 3 pasti," katanya.

Dengan perpanjangan tersebut, Presiden Jokowi memberikan sejumlah arahan kepada jajaran kabinetnya.

Mulai dari Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kepada Risma, Presiden meminta agar bantuan sosial segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.

"Kemudian penyaluran Bansos yang dipercepat dan perbanyak, sebentar lagi digulirkan bantuan berupa beras untuk mereka-mereka yang terdampak ini di samping bansos-bansos yang sudah ada dan TNI Polri yang bertanggung jawab mendistribusikan ini," katanya.

Sementara itu kepada Menteri Kesehatan, Presiden, kata Muhadjir meminta agar percepatan vaksinasi terus dilakukan.

"Kemudian yang penting dan paling-paling penting patuhi Prokes dan itu tanggung jawab masyarakat. Pemerintah engga akan berdaya kalau masyarakat tidak sadar, tidak memahami betapa super-super strategisnya Prokes," pungkasnya.


s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy