Rizal Ramli: Setelah Jokowi Tidak Jadi Presiden, Kita Rombak Cara Mengatasi Masalah di Papua



IDEANEWSINDO.COM - Beredar video yang merekam aksi aparat keamanan menggunakan seragam TNI AU melakukan tindak kekerasan terhadap warga Papua di media sosial hingga memancing reaksi dari politisi Rizal Ramli.

Video yang berdurasi 1 menit 20 detik itu merekam aksi aparat keamanan berseragam TNI AU tengah menghardik, membentak, menyeret, dan menginjak bagian kepala warga Papua yang diduga penyandang disabilitas.

Dugaan tindak kekerasan tersebut menambah daftar panjang kasus kekerasan di Bumi Cendrawasih itu.

Pasalnya hingga saat ini, Papua dalam kondisi yang tidak kondusif lantaran masih terjadinya konflik antar warga sipil, aparat keamanan hingga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Menanggapi tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan ini, salah satu tokoh Papua, Natalius Pigai pun bersuara.

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, ia turut menyinggung Mensos Tri Rismaharini terkait pernyataannya yang sempat menghebohkan warganet.

Pernyataan Menso Risma berhasil menciptakan kegaduhan lantaran dinilai tidak pantas dan terkesan diskriminatif dengan memberikan ancaman kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bermalas-malasan berupa mutasi ke Papua.

Tri Rismaharini melayangkan protes kepada ASN yang tidak ikut bekerja di dapur umum Kementerian Sosial yang digelar di Bandung, Jawa Barat.

Oleh karena itu, Natalius Pigai meminta Mensos Risma untuk menerima hukuman atas ucapannya tersebut

“Masalah rasis tidak akan selesai kalau Menteri Risma juga tidak dihukum,” kata Natalius Pigai pada unggahan Twitter (@NataliusPigai2), Rabu 28 Juli 2021.

Dia meminta tidak hanya anggota TNI yang dihukum karena diduga melakukan kekerasan, tetapi Pejabat Tinggi Negara yang rasis.

Menurutnya, jika pejabat negara yang rasisme tidak dihukum, maka stigma yang melekat kepada Jokowi adalah memelihara rasisme.

“Jangan hanya anggota TNI saja yang dihukum, tapi seorang pejabat tinggi negara republik Indonesia yang rasis juga harus dihukum. Kecuali Jokowi memelihara Rasisme yang dilakukan sukunya @jokowi,” kata Natalius Pigai.

Selain Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, politikus sekaligus pakar Ekonomi Rizal Ramli turut menyoroti dugaan kasus kekerasan yang terjadi di Papua.

Melalui cuitannya, Rizal Ramli mengatakan bahwa dirinya membayangkan jika Jokowi tidak lagi menjabat, maka negara akan merombak upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah di Papua.

“Jangan.. jangan. Setelah Jokowi tidak jadi Presiden, kita rombak cara mengadatasi masalah di Papua: rangkul rakyat dan tokoh2 Papua, lebih humanis, anti-rasisme, ATM utk setiap rakyat Papua sehingga bantuan langsung ke rakyat,” katanya yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Twitter @RizalRamli, Rabu, 28 Juli 2021.***

Sejumlah ibu hamil dan menyusui mengikuti sosialisasi vaksinasi COVID-19 di Agats, Asmat, Papua, Kamis (1/7/2021). Pemerintah mulai memberikan vaksin COVID-19 kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia 12-18 tahun sebagai upaya melindungi kelompok tersebut dari COVID-19. 


s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy