Ucapkan Selamat Idul Adha, Anies Baswedan Malah Dikatai Sosok Ini Tak Cocok Jadi Gubernur, Kenapa?



IDEANEWSINDO.COM - Selamat merayakan Idul Adha 1442 Hijriah bagi umat muslim di seluruh Indonesia.

Rangkaian ucapan pasti berkumandang di seluruh penjuru negeri karena hari umat Musilm merayakan idul qurban yang mulia.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.

Ia menyampaikan selamat Idul Adha melalui akun instagram pribadinya.

Dalam unggahannya tersebut Anies Baswedan mengapresiasi seluruh warga yang telah ikut membantu menyelamatkan nyawa sesama dengan cara mengurangi mobilitas, menjaga protokol kesehatan, dan tetap menuntaskan vaksinasi dan juga warga yang ikut membantu saudaranya yang sedang membutuhkan.

Beginilah kutipan unggahan Anies Baswedan:

''Selamat Iduladha 1442 H

Tahun ini kembali kita harus merayakan Iduladha dalam masa prihatin dan penuh keterbatasan.

Kita semua pasti merasakan kekecewaan tidak bisa merayakan Iduladha dalam suasana penuh kemeriahan. Begitu besar pengorbanan yang telah dan masih harus kita semua jalani.

Untuk itu, ijinkan kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah ikut membantu menyelamatkan nyawa sesama dengan cara mengurangi mobilitas, dengan menjaga protokol kesehatan, dengan tetap menuntaskan vaksinasi dan juga warga yang ikut membantu saudaranya yang sedang membutuhkan, yang sedang kesulitan.

Inilah ikhtiar yang masih harus terus kita lakukan bersama, dan kita berharap Allah SWT akan mengganti pengorbanan yang panjang ini dengan sesuatu yang insyaAllah lebih baik.

Selamat Iduladha 1442 H.''

Postingan ini pun langsung mendapat banyak balasan dari warganet.

Ada yang mengucapkan selamat Idul Adha kepada Gubernur DKI itu.

Ada juga yang memanggilnya dengan sebutan presiden Indonesia.

Tetapi ada pula yang mengungkapan Anies Baswedan tak cocok jadi Gubernur.

Begini kutipan komentar warganet:

@zizfauzan: Eid Mubarok! buat pak gub dan para warganya

@anggraaiy: andalan, pidato tanpa teks membaca teks, salute sehat2 pak

@alfarisyia: Salam saya dari Aceh untuk bapak.. semoga bapak sehat selalu dan semoga bapak tetap menjadi gubernur yg amanah dan bertangung jawab.. Aamiin

@tasmimairaty: Mudah mudahan pak Anies tetap dlm keadaan sehat dan dalam lindungan Allah SWT dan akan menjadi Presiden RI selanjutnya.

@ryo_dito: Anda tidak cocok jadi Gubernur, cocoknya jadi Presiden ..

@aidaholida: Waalaikumsalam bapak presiden Indonesia aamiin ya rabbal alamiin

Nah buat kalian semua yang merayakan, selamat Idul Adha 1442 Hijriah ya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjatuhi hukuman berpa sanksi teguran hingga penutupan tempat usaha untuk mereka yang melanggar ketentuan PPKM di DKI Jakarta.

Hal itu terngkap dalam postingannya di akun instagram @aniesbaswedan.

Berikut ini adalah postingan lengkap Anies Baswedan:

Pandemi ini hanya akan bisa selesai bila semua orang ambil tanggung jawab mematuhi peraturan PPKM.

Semalam bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mulyo Aji melakukan sidak gabungan beserta jajaran Forkopimda di daerah Senopati dan Kemang.

Sidak gabungan ini dilakukan serentak dan akan konsisten di seluruh Jakarta dalam rangka pengawasan penerapan protokol kesehatan, khususnya di tempat-tempat makan.

Malam tadi kami masih menemukan praktik tidak bertanggungjawab dari para pengelola. Kapasitas tempat yang maksimal 50%, dilanggar.

Seluruh pengelola tempat makan yang melanggar langsung ditegur dan diberikan sanksi, dari denda hingga penutupan sementara.

Agar pengelola dapat mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku di PPKM Mikro.

Bila kita membiarkan praktik pelanggaran seperti ini terus-terusan, artinya mengirimkan orang ke rumah sakit, mengirimkan orang untuk terpapar, dan itu adalah sikap yang tidak bertanggungjawab.

Mari ambil sikap bertanggungjawab, batas maksimal 50% pengunjung bukan semata-mata ketaatan pada aturan, tapi ini tentang menyelamatkan saudara sebangsa dari keterpaparan.

Pada para pengelola, restoran, kafe dan rumah makan, mari ambil sikap bertanggungjawab.

Pikirkan keselamatan diri anda, keselamatan pengunjung tempat anda berusaha.

Kepada teman-teman, laporkan bila melihat ada pelanggaran, jangan diam.

Bila anda mendatangi sebuah restoran atau rumah makan, terlihat sudah penuh, jangan paksakan masuk.

Cari tempat lain yang kosong, atau lebih baik pesan antar saja dari rumah.

Gunakan Sabtu-Minggu, dua hari jeda ini untuk tinggal di rumah, bersama keluarga, jangan bepergian kecuali mendesak dan kebutuhan pokok.

Boleh berolahraga sambil tetap jaga prokes dan hindari berkerumun sesudahnya.

Terima kasih kepada semua yang menaati PPKM dan semoga ikhtiar kita #JagaJakarta bisa terlaksana.

Terkait dengan Covid-19 di Jakarta ini, Gubernur Anies Baswedan juga mengajak warganya untuk tidak keluar rumah untuk keperluan yang tidak perlu.

Upaya Anies Baswedan ini pun mendapat pujian dari netizen.

@dwikepratamaa: Tidak hanya kelas menengah ke bawah aja yang di sidak. Kelas atas pun juga berani di sidak. Joosh lah pak anies

@adinugh: nahh bagus nih, yg disidak tempat2 high class, bukan hanya yg warung2 tenda pkl pinggir jalan

@nopansan: Tidak pandang bulu, highclass pun tetap ditindak

@izetfz: Pesan tersiratnya kuat lho. Beliau sidak di kawasan senopati dan kemang, dimana notabene itu kawasan elit. Seolah mau menunjukkan kesan kalau hukum tidak pandang bulu. Bravo gub!!

@naanaa_laa: Ya Allaah jagalah selalu Pak Anies beserta jajaran yang ikhlas membangun bangsa ini aamiin

@edimelayu2020: Iyaaa donk jangan pengusaha besar aja dibiarin seenak nya

Akhir Pekan di Rumah Saja

Teman-teman, mari kita di rumah saja hari Sabtu-Minggu ini.

Habiskan waktu bersama keluarga, tidak usah bepergian kecuali untuk kebutuhan yang mendesak dan pokok.

Kemarin angka kasus baru di Jakarta sudah 4700 lebih, rekor tertinggi selama pandemi. Kapasitas RS kita juga semakin terbatas. Jangan sampai tertular.

Kita masih pandemi, teman-teman mungkin mulai lelah/bosan dengan pembatasan, tapi virusnya tidak pernah lelah.

Mari tetap sabar jalani masa pembatasan ini, sambil kita tuntaskan vaksinasinya.

Saat ini 3,24 juta warga Jakarta sudah mendapatkan vaksinasi, insyaAllah tiap hari lebih dari 100 ribu warga mendapatkan vaksin sehingga di akhir Agustus semua orang dewasa di DKI sudah tervaksinasi.

Sekali lagi, Mari tetap di rumah saja Sabtu-Minggu ini.

Semoga teman-teman tetap sehat dan terhindar dari potensi penularan COVID-19.

Salam hangat untuk keluarga di rumah.


s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy