Kondisi Terkini Ardi Bakrie Usai Alami Kecelakaan di Panti Rehab dan Kepalanya Terbentur Lantai



IDEANEWSINDO.COM - Kabar mengejutkan datang dari pengusahan Ardi Bakrie.

Suami dari Nia Ramadhani itu dikabarkan mengalami kecelakan di panti rehabilitasi  di kawasan Bogor Jawa Barat.

Kepala Ardi Bakrie dikabarkan sempat terbentur lantai saat mengalami kecelakaan tersebut.

Hingga kini Ardi Bakrie masih menjali perawatan oleh dokter 

Sebagaimana diketahui pasangan Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani tengah terjerat kasus narkoba.

Keduanya kini tengah menjalani rehabilitasi di sebuah panti di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Lantas terdapat kabar bahwa suami Nia Ramadhani ini mengalami kecelakaan.

Melansir Tribunnews dalam artikel berjudul FAKTA-FAKTA Ardi Bakrie Kecelakaan di Panti Rehab, Kepala Terbentur Lantai hingga Dirawat di RS  ,kuasa hukum Ardi Bakrie, Wa Ode Nur Zainab memberikan keterangan.

Berikut sederet fakta terkait kecelakaan yang dialami Ardi Bakrie di panti rehab:

Diberitakan Grid.ID, Wa Ode menerangkan kronologi kecelakaan yang dialami kliennya.

Ia mengungkapkan di sore hari Ardi Bakrie tengah melakukan latihan kick boxing.

Kemudian ayah tiga anak itu terpeleset hingga jatuh dan kepala membentur lantai.

"Memang benar abis ashar sekitar pukul 16.10, abis salat ashar dia latihan kick boxing kan."

"Terus dia kepeleset jatuh, kepalanya kena benturan di lantai," terang Wa Ode.

Mendapati kejadian itu, Ardi Bakrie langsung dilarikan ke rumah sakit di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Kondisi Ardi Bakrie setelah Alami Kecelakaan

Masih dilansir Grid.ID, Wa Ode menyampaikan kondisi Ardi Bakrie saat dirawat di rumah sakit.

Ia mengatakan bahwa kliennya sudah ditangani oleh dokter dan kondisinya stabil.

Kendati demikian kini sosok pengusaha 42 tahun itu masih diobservasi oleh dokter.

"Masih dalam observasi, tapi sudah ditangani dokter, kondisi stabil," tambahnya.

Kini Tengah Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

Dilansir Kompas.com, Ardi Bakrie dibawa ke rumah sakit oleh orang yang ada di lokasi kecelakaan.

Wa Ode pun bersyukur kliennya sudah menjalani perawatan di rumah sakit yang memadai.

"Seketika itu, beberapa orang yang sedang berada di lokasi kejadian langsung membawa Bapak Ardi ke RS."

"Alhamdulillah Bapak Ardi sudah mendapatkan perawatan yang memadai," jelas Wa Ode.

Nia Ramadhani dan Suami Mulai Rutin Olahraga di Panti

Dikutip dari Tribunnews, Wa Ode sempat menjenguk Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie di panti.

Kemudian ia menjelaskan bahwa kliennya terakhir sedang rutin melakukan olahraga.

Bahkan pasangan suami istri itu disebut telah mampu beradaptasi dengan lingkungan baru.

Dalam menjalani aktivitas tersebut, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mendapatkan pendampingan dari terapis.

"Kondisinya Alhamdulillah baik, sudah adaptasi dengan lingkungan."

"Saya lihat sedang olahraga, main badminton," ungkap Wa Ode.

Tak sampai di situ, pola hidup selama di panti rehabilitasi juga diatur oleh sang terapis.

"Iya 'kan di sana ada terapisnya juga, waktu kita datang sedang olahraga."

"Dijaga pola hidupnya, diatur sama yang dari pantinya," lanjutnya.

Sebagai informasi, Nia Ramadhani dan Ardi diamankan pihak kepolisian pada awal Juli 2021.

Kala itu, ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,78 gram setelah menangkap sang sopir terlebih dahulu.

Tak perlu waktu lama, pasangan ini langsung menjalani rehabilitasi di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Hingga kini, pihak kuasa hukum dan keluarga enggan memberi tahu lokasi pasti dari panti rehabilitasi tersebut.

Ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie meminta maaf 

Ayah Ardi Bakrie, Aburizal Bakrie pun angkat bicara terkait kasus yang menerpa anak dan menantunya itu.

Pihak keluarga juga sudah secara resmi mengajukan rehabilitasi untuk Nia dan Ardi.

Setelah dua hari ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akhirnya mendapat kunjungan dari keluarga, Jumat (9/7/2021) malam.

Lalu Mara Satriawangsa, perwakilan keluarga Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie datang tidak sendiri.

Ia didampingi seorang lawyer bernama Wa Ode Nurzaenab, yang akan mendampingi proses hukum suami istri yang terjerat kasus narkoba.

Usai membesuk, Lalu menyampaikan keterangan kepada awak media.

Menurut dia, ada tiga poin dari hasil pertemuannya dengan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

"Pertama kami dari keluarga menyampaikan bahwa kami mendukung penuh proses yang dilakukan oleh penegak hukum, dalam hal ini Polres Metro Jakarta Pusat terhadap Nia dan Ardi," kata Lalu.

Poin kedua, lanjut Lalu, berharap hak Nia dan Ardi yang dilindungi UU bisa digunakan. Dalam hal ini diberikan layanan kesehatan.

"Mengingat keduanya (Nia dan Ardi) adalah korban penyalahgunaan, keluarga memohon untuk diberikan layanan kesehatan sesuai UU yang berlaku," ucapnya.

Poin ketiga, Lalu menegaskan perbuatan Nia dan Ardi salah. Sebab, mereka telah melakukan penyalahgunaan narkotiba jenis sabu-sabu.

Nia dan Ardi Bakrie sudah minta maaf kepada keluarga. Khususnya orangtua mereka.

"Keduanya, Pak Ardi dan Bu Nia sudah menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang tua dan keluarga besar. Dan kedua orang tua telah memberikan maaf dan dukungan untuk melalui masalah ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Lalu menyampaikan ayahanda Ardi Bakrie atau mertua Nia Ramadhani, Aburizal Bakrie menganggap masalah anak-anaknya adalah cobaan.

"Terakhir Pak Ical mengatakan bahwa apa yang terjadi adalah cobaan yang harus dihadapin, sabar dan tabah, untuk mengambil hikmah dari ini. Beliau menyampaikan mengikuti upaya hukum yang berlaku," ujar Lalu Mara Satriawangsa.

Keluarga Minta Nia dan Ardi Direhabilitasi

Pihak keluarga sudah mengajukan asesmen untuk Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Diketahui pasangan suami istri tersebut saat ini berurusan dengan polisi karena jeratan kasus penyalahgunaan narkoba. Dalam hal ini sabu-sabu.

Jika asessmen disetujui pihak terkait, maka Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bisa menjalani rehabilitasi untuk melepaskan ketergantungannya terhadap barang haram tersebut.

Tersangka kasus narkoba pasangan selebritas, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dibawa petugas keluar dari Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021) malam. Selain Nia Ramadhani turut diamankan pula sopir mereka ZN yang sering disuruh beli Narkoba oleh Nia Ramadhani (Istimewa via Tribunnews)

"Baru saja kami ajukan. Selebihnya, silahkan tanya ke polisi soal proses assesmen," kata Wa Ode Nur Zaenab, kuasa hukum Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, usai jenguk kliennya, di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021) malam.

Wa Ode mengatakan proses assesmen rehab ini diajukan karena ia menganggap Nia dan Ardi hanyalah pengguna dan korban dari peredaran narkotika.

"Mereka (Nia dan Ardi) kan korban dan cuma 0,78 gram barang bukti sabunya artinya mereka betul-betul pengguna," ucapnya.

Selain itu, Wa Ode menilai hak mengajukan assesmen rehabilitasi Nia dan Ardi sesuai dalam UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam UU Narkotika tersebut, Wa Ode mengakui bahwa Nia dan Ardi wajib direhabilitasi karena kadarnya saat ini mereka hanya sebagai pengguna atau korban.

"Karena ini korban, harus memberikan pengobatan medis, ini tentunya ada treatment, sehingga beliau bisa nantinya bisa kembali ke masyarakat makanya ada rehabilitasi sosial," jelasnya.

Wa Ode menilai memang saat ini, Nia Ramadhani dan Ardi ingin fokus sembuh dari ketergantungan sabu. Sehingga, rehabilitasi jalan tepat mengobati mereka.

"Intinya jangan sampai mereka disudutkan, tidak ada siapapun yang mau jadi korban," ujar Wa Ode Nur Zaenab.

Diberitakan sebelumnya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Nia Ramadhani di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021) pukul 15.00 WIB.

Saat penangkapan berlangsung, polisi mengawalinya dengan mengamankan supir Nia Ramadhani, ZN.

Dari ZN, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,78 gram yang diakuinya milik Nia dan Ardi Bakrie.

Kemudian, polisi menangkap Nia Ramadhani didalam rumah. Ketika digeledah, polisi mengamankan alat hisap sabu alias bonk.

Dari keterangannya, Nia Ramadhani mengakui dirinya sering mengonsumsi sabu bersama dengan sang suami, Ardi Bakrie.

Kemudian, Nia Ramadhani dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat. Setibanya di kantor polisi, Nia menghubungi Ardi Bakrie bahwa dirinya ditangkap polisi.

Kemudian, Rabu malam tepatnya pukul 20.00 WIB, Ardi Bakrie datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menyerahkan diri.

Hasil tes urine Ardi, Nia Ramadhani, dan ZN positif mengandung sabu atau metaphetamine.

Ardi Bakrie, Nia Ramadhani, dan supirnya, ZN ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil keterangan, Nia Ramadhani sering konsumsi sabu bareng Ardi Bakrie lima bulan ini. Sabu seberat 0,78 gram yang disita polisi dibeli mereka seharga Rp 1,5 juta.

Dalam kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan ZN dijerat dengan pasal 127 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.


s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy