Novel Sindir Ibadah Presiden Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin



IDEANEWSINDO.COM - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin meminta politisi PDIP Kapitra Ampera untuk mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma’ruf menghentikan kriminalisasi ulama.

Novel meyakini Allah tak akan menerima ibadah seseorang yang berbuat zalim kepada para ulama dan habaib.

“Kapitra sebagai orang yang bersama rezim seharusnya mengingatkan presiden dan wapresnya untuk setop mengkriminalisasi ulama, karena semua ibadahnya percuma, tidak berguna sama sekali,” kata Novel Minggu (4/9/2021).

Novel menyatakan Kapitra sebagai praktisi hukum seharusnya bisa membedah perkara pidana yang menjerat Habib Rizieq Shihab (HRS).

Pria yang pernah bekerja pizza hut itu meyakini HRS diadili bukan karena perkara pidana, melainkan akibat kepentingan politik.

“Inilah tanda akhir zaman, orang hukum tidak berbicara hukum, malah berbicara agama yang dia sendiri enggak paham,” ucap Novel.

Novel mengakui Kapitra Ampera lebih senior soal urusan hukum daripada dirinya.

“Kapitra senior saya dalam masalah hukum, tetapi untuk agama saya siap membimbing beliau agar kembali kepada jalan yang benar,” tuturnya.

Novel Bamukmin mengomentari Kapitra yang sebelumnya meminta Habib Rizieq menerima vonis pengadilan.

Calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP pada Pemilu 2019 itu menyarankan agar mantan imam besar FPI tersebut menerima putusan pengadilan sebagai peringatan dari Allah.


s: abadkini.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy