Orang Minang Paling Tak Puas Kinerja Jokowi, Waktu Pilpres di Sumbar Juga Kalah Telak



IDEANEWSINDO.COM - Orang Minang atau masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) paling tak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi.

Hal ini terlihat jelas dari hasil survei Indikator yang menyatakan 97 persen masyarakat Minang tak puas dengan kinerja Jokowi.

Informasi ini seolah melanjutkan fakta Pemilu 2019 saat 85 persen pemilih Sumbar memilih capres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno ketimbang Jokowi - Ma-ruf Amin yang memperoleh suara sekitar 15 persen.

"Hampir 100 persen masyarakat Minang tidak puas terhadap kinerja Pak Jokowi," kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil survei pekan lalu.

Pengamat politik Universitas Sebelas Maret Muhnizan Siagian menilai wajar ketidakpuasan masyarakat Minang terhadap Jokowi.

Menurut dia, ketidakpuasan ini merupakan imbas dari hasil Pilpres 2019. Sebagai informasi, Jokowi juga kalah Pilpres 2014 di wilayah Sumbar.

Ketika itu Jokowi - Jusuf Kalla hanya meraih sekitar 23 persen suara masyarakat Sumbar sementara Prabowo Subianto - Hatta Rajasa meraih 76 persen suara orang Minang.

"Saya melihat ini dari banyak faktor. Bisa jadi ini masih imbas dari Pilpres, sehingga apapun yang dilakukan Jokowi itu terlihat buruk. Apalagi pilihan warga Sumbar (yaitu) Prabowo kalah dua kali," kata Muhnizan Siagian dikutip dari Haluanpadang.com.

Muhnizan Siagian yang merupakan lulusan Universitas Andalas, Sumbar, menyatakan kekecewaan orang Minang maupun masyarakat Sumbar semakin besar kala pemerintah dinilai gagal dalam menangani pandemi Covid-19.

Jokowi, kata dia, berupaya melakukan rekonsiliasi dengan membawa Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke dalam kabinet namun ternyata gagal.

"Harus ada metode politik lain yang dilakukan Jokowi. Sebab, lewat rekonsiliasi elit ternyata hasilnya gagal," jelas Muhnizar.


s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy