Anies Minta Kritik LBH Disampaikan Juga kepada Seluruh Gubernur di Indonesia



IDEANEWSINDO.COM -  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta tidak hanya membuat kajian permasalahan untuk Pemprov DKI Jakarta saja, tetapi membuat kajian yang sama untuk seluruh provinsi di Indonesia. Menurut Anies, hal ini penting agar kehadiran LBH tidak hanya dirasakan oleh DKI Jakarta, tetapi seluruh kepala daerah di Indonesia.

Kajian LBH Jakarta untuk Pemrpov DKI Jakarta ini dituangkan dalam kertas posisi bertajuk "Rapor Merah 4 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan di Ibu Kota". Kajian telah diserahkan oleh LBH kepada Pemprov DKI, Senin (18/10/2021), dan diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmiko.

“Kami berharap manfaat dari LBH bukan hanya dirasakan oleh Pemprov DKI Jakarta, mudah-mudahan perhatian yang sama diberikan ke seluruh pemprov (pemerintah provinsi) di Indonesia ,sehingga manfaat dari LBH dan laporannya itu dirasakan oleh semua gubernur dan dirasakan oleh seluruh pemprov,” ujar Anies seusai mengikuti rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Anies mengapresiasi LBH yang sudah memberikan energi, perhatian, dan waktu untuk ikut memikirkan Jakarta. Menurut Anies, kajian LBH tersebut akan menjadi masukan bermanfaat bagi jajarannya untuk terus melakukan perbaikan demi Jakarta yang lebih baik.

“Ini menjadi bahan yang sangat bermanfaat bagi kami untuk kita terus-menerus melakukan perbaikan untuk terus melakukan koreksi sehingga kita bisa memastikan bahwa kota ini bisa maju dan warganya bahagia,” tandas Anies.

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai LBH Jakarta sah-sah saja memberikan penilaian terhadap kinerja Gubernur Anies dan Pemprov DKI Jakarta. Namun, dia mengingatkan agar penilaian tersebut harus sesusai dengan data fakta yang terjadi di lapangan.

“Kami ingatkan, siapapun boleh memberikan penilaian atas kinerja, tetapi mohon juga diperhatikan, dilihat fakta dan datanya. Tanyakan kepada warga, masyarakat DKI Jakarta bagaimana sesungguhnya progres perkembangan Jakarta yang semakin membaik,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/10/2021) malam.

Sebelumnya, LBH Jakarta telah menyerahkan kertas posisi yang isinya 10 catatan merah selama 4 tahun kepemimpinan Anies Baswedan di Jakarta. Ke-10 catatan merah itu yakni, buruknya kualitas udara Jakarta yang sudah melebihi Baku Mutu Udara Ambien Nasional (BMUAN), sulitnya akses air bersih di Jakarta akibat swastanisasi air, penanganan banjir yang belum mengakar pada beberapa penyebab banjir, penataan kampung kota yang belum partisipatif, ketidakseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses terhadap bantuan hukum, ketidakseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses terhadap bantuan hukum, sulitnya memiliki tempat tinggal di Jakarta, belum ada bentuk intervensi yang signifikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait permasalahan yang menimpa masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, penanganan pandemi yang masih setengah hati, dan penggusuran paksa masih menghantui warga Jakarta serta reklamasi masih berlanjut.

s: beritasatu.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy