Dulu Tembak Mati 4 Pembunuh Sahabat di Lapas Lalu Dipecat dari Kopassus, Nasib Serda Ucok Sekarang



IDEANEWSINDO.COM - Masih ingat Serda Ucok? Sosok Prajurit TNI yang pernah bikin heboh gegara tindakannya.

Dulu Serda Ucok sempat bikin heboh gegara nekat menyerang ke dalam rumah tahanan.

Dia tembak 4 tahanan yang telah menghabisi nyawa sahabatnya.

Hingga akhirnya anggota Kopassus ini dipecat dan dipenjara, kabarnya kini disorot

Sosok Prajurit TNI tersebut adalah Serda Ucok yang menembak mati tahanan di  Lapas Cebongan.

Serda Ucok dihukum 11 tahun penjara dan dipecat sebagai anggota TNI

Peristiwa menghebohkan tersebut terjadi pada pada 23 Maret 2013, empat tahanan titipan Polda DIY tewas dalam aksi penyerangan tersebut.

Serda Ucok atau Ucok Tigor Simbolon menjadi eksekutor napi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan , Sleman, Yogyakarta saat itu.

Empat tahanan yang tewas merupakan tersangka penganiayaan yang menewaskan seorang anggota TNI AD, Sertu Santoso, di Hugo's Cafe Yogyakarta.

Mereka di antaranya Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu, yang ditembak di hadapan puluhan narapidana.

Serda Ucok Tigor Simbolon divonis 11 tahun penjara.

Istri Serda Ucok Tigor Simbolon dan satu anaknya yang masih berusia balita tinggal di dalam kompleks rumah Dinas Kopassus Kandang Menjangan Kartasura, Solo, saat proses hukum Serda Ucok berlangsung.

Serda Ucok berjanji setelah upaya hukum selesai akan memboyong keluarganya pindah ke Yogyakarta.

Serda Ucok mengaku sangat terkesan dengan masyarakat Yogya yang selama proses sidang telah mendukungnya dan terus memberikan semangat.

"Jika nanti sudah selesai upaya hukum, saya dan keluarga akan menetap di Yogya. Kita akan bersama-sama memberantas premanisme," tegas Ucok di teras Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta seusai sidang, Kamis (5/9/2013).

Pernyataan anggota pasukan Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan Kartosura itu spontan disambut sorakan ratusan orang yang ada di halaman pengadilan militer.

Massa yang berasal dari gabungan puluhan elemen masyarakat itu tak henti-hentinya meneriakkan "Hidup Kopassus, hidup Kopassus, bebaskan Kopassus".

"Terima kasih kepada massa yang sudah spontan datang untuk memberikan dukungan kepada kami di sini," ucap Serda Ucok.

Seusai bericara di depan ratusan warga dan beberapa elemen organisasi, perwakilan dari masyarakat lantas memberikan ketapel berukuran besar dengan warna corak loreng militer.

Dilansir Tribun Timur, sekitar delapan tahun berlalu, potret terbaru Serda Ucok dibagikan pengguna akun @wahyo.yuniartoto.

"The Fighter," tulisnya pada caption.

Pada pintu di belakang mereka, ada tulisan Aula Satya Kartika.

Penelusuran Tribun-timur.com, Aula Satya Kartika berada di Kodim 0703/Cilacap, Jln. Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap.

Meski tak memakai seragam TNI, netizen tetap mengenali Serda Ucok.

Postingan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen.

Banyak yang mengaku rindo dengan sosok Serda Ucok.

Berikut beberapa komentar netizen:

"Wah... Ini yg dicari2 baru liat lagi saya bang Ucok, Banyak bgt yg nyariin bang Ucok,waktu postingan diakun2 militer update sosok beliau. Banyak yg kangen sama beliau.," tulis pemilik akun @black.mamba028.

"Serda ucok apa kabare," tulis pemilik akun @romy_regar.

"Serdaaa ucokk kami rinduuuu, semoga bang ucok sehat slalu dan bisa masuk ke kesatuan lgi sebagai anggota kopassus #kopassus #jiwakorsa," tulis pemilik akun @ikbllvb.

"Jiwa komando sesungguhnya ada di bang ucok (emoji).," tulis pemilik akun @prabu_heri_cakra.

"Salam hormat buat bang ucok..saya warga jogja sangat berterima kasih sekali..(emoji).," tulis pemilik akun @aminpurnamajati

"Dia senyum aja masih sangaaaaarrrrr (emoji) emang komando komando," tulis pemilik akun @dest_tripaddict.


s: tribunews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy