Pencetus Barisan Celeng Dipanggil DPP PDIP, Puan-Ganjar-FX Rudy Kapan?



IDEANEWSINDO.COM - Hari ini pencetus Barisan Celeng Berjuang, Albertus Sumbogo, dipanggil menghadap ke DPP PDIP. Sumbogo adalah pengurus DPC PDIP Purworejo yang terbuka mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024. Belakangan, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, mendukung aksi Sumbogo dan juga mendukung Ganjar maju di Pilpres 2024.

Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo yang juga menjadi Ketua Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo, Albertus Sumbogo, dipanggil DPP PDIP. Sumbogo harus menghadap ke DPP PDIP di Jakarta hari ini.

Sumbogo membenarkan adanya panggilan itu. Ia mengaku akan memenuhi pemanggilan dari DPP tersebut sekaligus melakukan klarifikasi.

"Maaf sampai dengan nanti hari Jumat, saya dan teman-teman pengurus SGI off dulu dari segala medsos, kami mau evaluasi, berefleksi dan nantinya beraksi, sambil mempersiapkan diri atas pemanggilan diri saya oleh DPP PDIP untuk klarifikasi," terang Sumbogo kepada wartawan di Purworejo, Kamis (14/10).

Nama Sumbogo menjadi buah bibir setelah keputusannya bergabung dan menjadi ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo. Aksi ini dipersoalkan oleh Ketua DPP PDIP yang juga DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto. Bambang menyebut Sumbogo Cs telah keluar dari barisan kader dan lebih lanyak disebut celeng dari pada banteng.

Belakangan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo justru mendukung langkah Sumbogo Cs. Rudy menambahkan, deklarasi itu merupakan inisiatif masing-masing kader dan bukan perintah dari Ganjar.

"Yang deklarasi tidak hanya (pendukung) Ganjar kok, (pendukung) Mbak Puan juga deklarasi. Jika ini terus diperkeruh lama-kelamaan banteng-banteng celeng ini akan deklarasi semua," ujar Rudy.

Rudy juga menegaskan dukungannya terhadap Ganjar di Pilpres 2024. Dia bahkan tidak peduli jika nantinya apa yang dilakukannya ini akan mendapatkan sanksi dari DPP.

"Kalau bangsa Indonesia ingin mendapatkan anugerah (ganjaran) ya Ganjar Pranowo, ini dikatakan deklarasi ya monggo (silakan) yang punya hak untuk memberi sanksi itu DPP," tegasnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu mengumumkan perihal sanksi untuk kader yang menyebut capres-cawapres sebelum ada keputusan dari ketua umum. Bahkan, kader yang didukung untuk maju di Pilpres 2024, meski bukan dia yang menyebutkan juga akan diberi sanksi.

Akankah PDIP benar-benar akan menjatuhkan sanksi kepada Sumbogo, sebagaimana pengumuman yang disampaikan Hasto? Jika iya, kapan giliran Ganjar Pranowo dan FX Rudy yang jelas-jelas juga telah mendapat dukungan dan memberikan dukungan untuk Pilpres2024 sebelum ketua umum Megawati mengeluarkan titah terkait hal tersebut?

Kapan pula Puan Maharani akan menerima perlakuan serupa, mengingat sejumlah DPC di Jateng juga sudah memutuskan dukungan kepadanya untuk maju Pilpres 2024. Bahkan juga telah ada deklarasi oleh Gema Puan di Malang, Jatim, yang memberikan dukungan kepada putri Megawati itu untuk maju menjadi capres 2024.

s: news.detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy