PNS Bakal Pindah ke Ibukota Indonesia yang Baru di Kaltim, Ini Kata Jokowi Bagi yang Menolak



IDEANEWSINDO.COM - PNS di pusat bakal dipindahkan ke Ibukota Indonesia yang Baru di Kalimantan.

Ini penjelasan Jokowi bagi yang menolak pindah.

Seperti diketahui, persiapan untuk pindah ke Ibu Kota baru di Kalimantan terus dimatangkan.

ASN pusat siap-siap pindah ke Kalimantan.

Minggu, 24 Oktober 2021, laman Twitter Kementerian PAN dan RB memposting kabar terbaru tentang rencana persiapan pemindahan ibu kota negara.

Akun tersebut memeringatkan ASN untuk siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia.

"Sebagai ASN, kita harus siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia, bahkan wilayah terpelosok atau terpencil sekalipun. Hal ini tercantum di dalam UU No. 5/2014 tentang ASN, lho," tulis akun tersebut.

Akun itu memposting penyerahan Surat Presiden (Surpres) terkait Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) ke DPR.

"Penyerahan Surat Presiden (Surpres) terkait Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) ke DPR, kian meneguhkan komitmen pemerintah membangun ibu kota baru.

Pemindahan ibu negeri ke Kalimantan Timur yang merupakan wilayah tengah Indonesia membawa multiplier effect.

Episentrum pertumbuhan akan merata ke luar Jawa.

Keadilan dan kesejahteraan rakyat kian terwujud. Dan janji membangun negeri secara Indonesia sentris bukanlah sekadar slogan.

Karya ini menandai terwujudnya Visi Indonesia Maju 2045.

Maka dari Kalimantan Timur , kita boleh mengirim pesan kepada dunia: ini bukan hanya soal membangun sebuah ibu kota baru.

Melainkan bagian dari upaya besar Indonesia meneguhkan entitas nasional, melahirkan peradaban selaras-alam, aman, nyaman, mudah dijangkau, serta menjadi penggerak ekonomi masa depan," 

Pada 24 Januari 2020 lalu, Presiden Jokowi menegaskan akan memaksa Pegawai Negeri Sipil (PNS) di instansi pusat untuk pindah ke ibu kota baru.

Hal ini Presiden Jokowi sampaikan saat membuka acara Pencanangan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, Jakarta, Jumat 24 Januari 2020.

Ibu kota baru sendiri akan berlokasi di Penajam Paser Utara-Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dalam momen tersebut, Presiden Jokowi juga memamerkan desain ibu kota baru melalui sebuah video.

"Supaya dapat gambaran, urusan penduduk rampung, supaya dapat gambaran pemerataan penduduk seperti apa saya bawakan gambarnya ibu kota baru," kata Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan pindahnya ibu kota tak hanya memindahkan Istana Kepresidenan beserta kantor kementian ke Kalimantan.

Pemindahan ibu kota ini juga bertujuan agar ada pembicaraan mengenai perubahan pola pikir dan sistem dalam bekerja.

"Kita memutuskan untuk pindah ibu kota itu bukan hanya pindah lokasi, bukan hanya pindah Istana, bukan hanya pindah kementerian, bukan," tutur Jokowi.

"Kita ingin pindah kultur kerja kita. Kita ingin membangun sebuah sistem sehingga tadi ada kecepatan kita dalam memutuskan merespons perubahan-perubahan zaman yang ada," lanjut Presiden.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi juga akan memindahkan para PNS pusat ke ibu kota baru.

Bahkan Presiden Jokowi menegaskan dirinya akan memaksa para PNS pusat tersebut untuk pindah.

Di hadapan ratusan pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) yang hadir, Jokowi awalnya mempertanyakan apakah PNS mau untuk pindah ke ibu kota baru.

Jokowi kemudian menegaskan akan memaksa PNS untuk pindah.

"Saya juga enggak tahu apakah nanti pindah pada mau. Kalau saya sih, saya paksa," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan saat ini hampir 56 persen atau lebih dari 149 juta penduduk Indonesia terpusat di Pulau Jawa.

Kondisi ini membuat Pulau Jawa terbebani.

Ia menilai hal ini wajar karena ibu kota DKI Jakarta yang berada di pulau Jawa menjadi daya tarik atau magnet tersendiri.

Hal inilah yang menjadi salah satu faktor Jokowi memutuskan memindahkan lokasi ibu kota.

"Nah, magnetnya digeser ke ibu kota yang baru, agar ada magnet lagi untuk pemerataan penduduk, pemerataan ekonomi," kata dia.

"Pulau Jawa ini kan salah satu dari 17.000 pulau yang kita miliki. Masa semuanya ingin di sini semua," ujar Kepala Negara.

Di depan para PNS yang hadir, Jokowi pun memamerkan suasana ibu kota baru RI lewat sebuah video.

 "Semuanya energi baru terbarukan. Transportasi massal semuanya electric vehicle, autonomous vehicle, kendaraan pribadi juga autonomous. Banyak orang jalan kaki, banyak orang bersepeda. Enggak ada banjir, enggak ada macet," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo memastikan seluruh ASN tingkat pusat akan dipindahkan ke ibu kota baru pada 2024.

Pemindahan ini dilakukan apabila ibu kota baru yang terletak di Penajam Passer Utara-Kutai Kartanegara sudah selesai dibangun.

"Iya semuanya (pindah)," kata Tjahjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Tjahjo menyebutkan, Kemenpan-RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sudah melakukan pemetaan.

Dari pemetaan itu diketahui ASN yang bertugas di instansi pusat berjumlah 118.000 orang.

Hanya ASN yang sudah akan memasuki masa pensiun yang tidak diikutsertakan ke ibu kota baru.

"Yang 2023-2024 pensiun itu hampir 16-17 persen. Berarti kan itu enggak (pindah). Karena pindahnya kan 2024," ucap Tjahjo.

s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy