Terungkap, Vanuatu Ngotot Ingin Papua Merdeka, Dubes Indonesia di New Zelan Tantowi Ungkap Fakta ini



IDEANEWSINDO.COM - Vanuatu merupakan negara kecil di tengah Samudara Pasifik pernah menyampaikan di Sidang PBB mengani perlakukan tidak adil di Papua

Perdana Menteri Republik Vanuatu, Bob Loughman menyebut ada isu HAM di Papua yang diduga dilakukan Indonesia di bumi Cendrawasi itu

Isu HAM di PAPUA selalu disinggu negara-negara Pasifik di Sidang Umum PBB sebagai solidaritas.

Indonesia selalu menekankan bahwa papua adalah bagian dari kedaulatan republik.

Isu HAM di PAPUA selalu disinggu negara-negara pasifik di Sidang Umum PBB sebagai solidaritas.

Indonesia selalu menekankan bahwa papua adalah bagian dari kedaulatan republik.

Duta Besar Indonesia Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa, Kerajaan Tonga , Kepulauan Cook dan Niue , dan Dubes Keliling untuk Kawasan Pasifik , Tantowi Yahya dalam dialog yang ditayang akun youtube Akbar Faizal Uncensored mengungkapkan fakta mengani anggapan dan pola berpikir negara di Pasifik itu

Ia mengungkapkan, hingga kini orang Vanuatu masing menggap bahwa orang Papua adalah saudara mereka dari ras yang sama yaitu Melanesia

Dan, mereka mereka belum merasa medeka bila masih ada suara mereka yang masih dijajah bangsa lain.

"Orang Vanuatu itu rasnya sama betul dengan orang Papua jadi orang Melanesia jadi menurut sejarah ras Papua itu sekitar 6000 tahun yang lalu itu melakukan eksplorasi ke banyak tempat di wilayah Pasifik nah mereka ini kemudian berhenti dan bermukim di beberapa wilayah yang Pertamaku adalah Solomon , Somalia Islan dan ketiga adalah Vanuatu jadi penduduk dari tiga negara di Pasifik ini sama persis dengan orang Papua jadi saya bisa sebut ya mereka itu sebenarnya adalah orang Papua yang merantau," jelas Tantowi

Menurut warga tiga negara di Pasifik tersebut punya ikatan dengan saudara mereka di Papua, sehingga tiga itulah yang paling kencang dalam menyuarakan kemerdekaan Papua di kancah internasional.

Selain itu, saat Vanuatu merdeka tahun 1980, Vanuatu juga mendeklarasikan bahwa Vanuatu belum benar-benar merdeka bila masih ada bangsa mereka yang masih dikuasai bangsa lain

"Vanuatu ini merdeka tahun 1980. presiden pertama dari Vanuatu itu membuat semacam deklarasi . Dia berkata bahwa bangsanya belum benar-benar merdeka jika masih ada bagian dari kita yang masih terjajah ucapannya dia Jadi kita Vanuatu. Sebagai bangsa Melanesia tuh belum benar-benar merdeka Jika masih ada diantara kita yang belum merdeka belum . Mereka maksudnya belum merdeka secara politik nah yang dimaksud Papuam" jelasnya

Menurutnya ucapan sang persiden, itu ternyata didengarkan dan diikuti oleh bangsa-bangsa itu

Menurutnya, itulah latar belakang mmengapa Vanuatu itu paling kenceng kalau sudah
soal Papua.

Menurutnya strategi mereka juga terus berubah mulai dari pelanggaran HAM yang menut mereka sampai sekarang

Ia menjelaskan, Vanuati merupakan salah satu negara di Pasifik selatan yang sedang dilanda kecemasan megenai perubahan iklim

Dan, kekuatirannya adalah pulau-pulau di negara itu suatu saat akan tenggelam . Lalu, pertanyaannya mau ke mana menera bila negaranya tenggelam.

"Vanuatu itu adalah satu dari negara-negara kepulauan yang ada di Samudra Pasifik Selatan yang mempunyai banyak sekali tantangan-tantangan yang namanya itu adalah soal perubahan iklim , negeri ini mempunyai kekhawatiran yang sama dengan negeri-negeri di kawasan Pasifik yaitu mengenai perubahan iklim yang kaya ini adalah meningkatnya tinggi air laut . Nah ketika tenggelam ini pertanyaannya adalah akan kemana mereka," jelas Tantowi.

s: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy