Barisan Parpol Pendukung Formula E dan Alasan Tolak Hak Interpelasi



IDEANEWSINDO.COM - Ajang balap mobil listrik Formula E yang akan digelar di Jakarta pada 2022 mendatang masih menjadi topik hangat di kalangan masyarakat.

Belakangan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam pendanaan Formula E yang diambil dari kas daerah Ibu Kota.

Gelaran Formula E yang disebut-sebut akan menghabiskan dana triliunan rupiah itu sempat ditentang sejumlah pihak, termasuk Fraksi PSI dan PDI-P DPRD DKI Jakarta.

Kedua fraksi tersebut beranggapan, dana Formula E bisa digunakan untuk hal yang lebih urgen seperti penanggulangan pandemi Covid-19 yang membutuhkan dana ekstra.

Belum lagi, ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menunjukkan bahwa gelaran Formula E di Jakarta berpotensi merugi.

Fraksi PSI dan PDI-P kemudian sepakat untuk mengajukan hak interpelasi atau hak bertanya.

“Ada potensi kerugian sehingga ini yang ingin kami tanyakan pada Bapak Gubernur,” ujar anggota Fraksi PDI-P DKI Jakarta, Rasyidi, pada Agustus lalu.

Namun, rencana interpelasi ini ditolak oleh tujuh fraksi lainnya di DPRD DKI. Fraksi tersebut adalah:

Fraksi Nasdem,
Fraksi Golkar,
Fraksi Gerindra,
Fraksi Demokrat,
Fraksi PKS,
Fraksi PAN, dan
Fraksi PPP-PKB.

Alasan tolak interpelasi

Ketujuh fraksi tersebut sepakat untuk menolak penggunaan hak interpelasi usai menghadiri pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di rumah dinas gubernur, Kamis (26/8/2021).

“Secara umum tujuh fraksi sepakat untuk tidak ikut interpelasi,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Taufik.

Dalam pertemuan tersebut, ujar Taufik, Anies menjelaskan alasan mengapa Formula E harus tetap terselenggara.

Saat ini, kata Taufik, perekonomian Jakarta masih terpuruk akibat pandemi, sehingga perlu ada pemantik pertumbuhan ekonomi.

Itulah mengapa gelaran Formula E diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan para investor bahwa Jakarta ada dalam keadaan baik.

"Justru Formula E salah satu cara membangkitkan ekonomi, menumbuhkan kepercayaan (negara) luar kepada kita," kata Taufik.

Anies: Balapan ini akan datangkan manfaat

Anies pada 16 Oktober 2021 silam mengumumkan bahwa Jakarta resmi menjadi ruan rumah Formula E pada 4 Juni 2022 mendatang, meski sejumlah pihak menentang gelaran tersebut.

Menurut Anies, Formula E akan mendatangkan banyak manfaat bagi warga Jakarta dan Indonesia karena acara ini melibatkan banyak stakeholder.

“Kami ingin kirimkan pesan pada masyarakat dunia, mari saksikan kemajuan Indonesia, sehingga mereka tanpa ragu berkunjung ke Indonesia, baik sebagai turis maupun investor,” tulis Anies di akun Instagramnya @aniesbaswedan.

Untuk memaksimalkan manfaat ekonomi, lanjutnya, Formula E akan digelar dalam rangkaian acara sepanjang beberapa bulan hingga Juni 2022.

Acara tersebut akan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Insya Allah balapan ini akan mendatangkan manfaat bagi banyak pihak di Jakarta dan Indonesia”.

s: kompas.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy