Deddy Corbuzier Tegaskan Dirinya Pro Jokowi Namun Tak Ingin Disebut Jokower: Ini Dua Hal yang Berbeda



IDEANEWSINDO.COM - Mantan mentalist Deddy Corbuzier menegaskan bahwa dirinya pro Jokowi namun tak ingin disebut sebagai Jokower.

Deddy Corbuzier menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung berbagai kebijakan positif dari Jokowi, namun tak membela beliau dengan membabi buta.

"Saya pro terhadap Presiden Jokowi tapi saya tidak membela beliau," kata Deddy Corbuzier sebagaimana dikutip Kabar Besuki dari kanal YouTube Refly Harun pada Kamis, 4 November 2021.

Deddy Corbuzier menegaskan bahwa dirinya akan sangat mendukung berbagai kebijakan positif dari pemerintah, terlepas dari siapapun presidennya.

Dia menegaskan bahwa dirinya akan mendukung siapapun presiden yang menjabat jika berkomitmen penuh untuk memberantas segala bentuk terorisme.

"Jadi ketika gw melihat sebuah pemerintahan, siapapun presidennya ketika mereka mau untuk menekan adanya terorisme atau apapun itu, gw pasti dukung," ujarnya.

Deddy Corbuzier mengakui bahwa tak ada satupun pemerintahan yang sempurna dalam menjalankan tugasnya, termasuk di masa kepemimpinan Jokowi.

Akan tetapi, dia juga mengakui bahwa apa yang disampaikan Jokowi seringkali ditanggapi berbeda di kalangan masyarakat.

"Memang, dalam menjalankannya pasti ada positif dan negatifnya. Memang dalam pemerintahan pasti Pak Jokowi tak mungkin sempurna. Dan saya menyayangkannya kadang-kadang mungkin apa yang disampaikan beliau tapi nyampenya kadang-kadang suka beda," katanya.

Ketika ditanya Refly Harun mengenai sikapnya terhadap Jokowi, Deddy Corbuzier kembali menegaskan bahwa dirinya pro terhadap Jokowi khususnya terkait kebijakan yang bersifat positif.

Akan tetapi, dia tak ingin disebut sebagai Jokower karena dia tak ingin membela mati-matian Jokowi dan menyudutkan kelompok yang berseberangan sebagaimana yang dilakukan oleh para buzzer.

"Kalau lu nanya gue pro atau tidak, gua pro. Gue Jokower atau tidak, tidak. Ini dua hal yang berbeda. Karena kalau Jokower itu adalah orang-orang yang membela mati-matian terus tidak suka dengan orang-orang yang berbeda," ujar dia.

Deddy Corbuzier juga mengakui bahwa banyak masyarakat yang mencintai Jokowi terlepas dari kekurangannya dalam memimpin Indonesia.

Akan tetapi, dia juga mengkritik cara buzzer dalam membela Jokowi sehingga mempengaruhi nama baik komunitas masyarakat yang pro terhadap Jokowi.

"Sebenarnya banyak orang yang mencintai Pak Jokowi, ngebelain Pak Jokowi, tapi cara membelanya salah. Akhirnya dengan cara misalnya dia ngomong kasar kepada oposisi, akhirnya yang jelek komunitas kita," tuturnya.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy