Ganjar Pranowo Diusung Partai Nasdem pada Pilpres 2024 Usai Dianaktirikan PDIP? Begini Faktanya



IDEANEWSINDO.COM -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikabarkan diusung Partai Nasdem pada Pilpres 2024 mendatang setelah dianaktirikan PDIP.

Bukan hanya itu, dalam informasi yang sama, disebutkan pula bahwa Ganjar Pranowo akhirnya berlabuh di Partai Nasdem.

Informasi terkait Ganjar Pranowo yang diusung Partai Nasdem di Pilpres 2024 itu beredar setelah kanal YouTube Skema Politik mengunggah video berjudul "KABAR MENGEJUTKAN!!! GANJAR BERLABUH DI PARTAI NASDEM ~ BERITA TERBARU" pada Rabu, 3 November 2021.

Hingga saat artikel ini ditulis, video tersebut sudah ditonton sebanyak 16.809 kali dan disukai 143 kali.

Dalam thumbnail video, terlihat potret Ganjar Pranowo dan Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem Surya Paloh tengah diwawancarai pers.

"DIANAK TIRIKAN PDIP

NASDEM USUNG GANJAR PILPRES 2024," tulis narasi pada thumbnail video, sebagaimana dikutip SeputarTangsel.com dari kanal YouTube Skema Politik pada Kamis, 4 November 2021.

Namun setelah ditelusuri SeputarTangsel.com, klaim yang mengatakan bahwa Ganjar Pranowo diusung Partai Nasdem di Pilpres 2024 adalah tidak benar.

Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid terkait hal tersebut.

Di dalam video berdurasi 10 menit 5 detik itu, tidak terkandung informasi seperti apa yang diklaim pada judul.

Video tersebut hanya berisikan pernyataan Sahabat Ganjar yang mendeklarasikan Politisi PDIP itu maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Selain itu, foto yang digunakan pada thumbnail video merupakan hasil editan atau suntingan.

Sebelumnya, Surya Paloh mengungkapkan, partainya tengah mempersiapkan strategi untuk berkoalisi dengan partai lain.

Menanggapi hal ini, sejumlah ahli mengatakan bahwa Surya Paloh telah mengisyaratkan akan mencalonkan tokoh potensial pada Pilpres 2024, salah satunya adalah Ganjar Pranowo.

Meski begitu, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hal ini.

Berdasarkan analisa di atas, maka dapat disimpulkan bahwa klaim yang beredar adalah hoaks.

Video tersebut termasuk ke dalam jenis fabricated content, di mana 100 persen isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy