Haikal Hassan Sebut Dirinya Kecewa dengan Prabowo Bukan Karena Masuk Kabinet, Begini Alasan Sebenarnya



IDEANEWSINDO.COM - Penceramah Haikal Hassan menyebut dirinya kecewa dengan Prabowo bukan karena masuk dalam kabinet dan menjelaskan alasan sebenarnya.

Haikal Hassan mengatakan, dirinya menyatakan sikap mendukung Prabowo Subianto dalam kabinet sejak bertemu dengan Presiden Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan apabila hal tersebut dinilai memberikan kontribusi untuk bangsa dan mampu mengkritik pemerintah dari dalam.

Akan tetapi, dirinya tak setuju jika Prabowo hanya menuruti apa yang dikatakan oleh Jokowi.

"Sejak pertemuan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi di Lebak Bulus dalam kereta itu, saya sudah menyatakan sikap bahwa kalau itu pilihan terbaik dan itu berkontribusi untuk bangsa dan bisa mengkritik dari dalam, itu bagus karena wawasan kita kebangsaan. Tetapi yang kita nggak setuju kalau Pak Prabowo iya aja apa kata Pak Jokowi," kata Haikal Hassan sebagaimana dikutip Kabar Besuki dari kanal YouTube Refly Harun pada Jumat, 5 November 2021.

Haikal Hassan mengaku tak masalah dengan masuknya Prabowo dalam kabinet pemerintahan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Meski demikian, Haikal Hassan meminta agar Prabowo melakukan check and balance terhadap pemerintahan Jokowi.

"Jadi bukan soal masuknya sebagai menteri, bukan soal masuknya sebagai penasihat atau apapun jabatannya. Harus ada check and balance, walaupun di dalam," ujarnya.

Haikal Hassan juga menegaskan akan mendukung kebijakan Jokowi yang bermanfaat untuk masyarakat, namun dia juga tak segan berteriak jika ada kebijakan yang dinilai bermasalah.

"Di luar, kami akan berteriak terus seperti ini. Kebijakan Pak Jokowi yang oke akan kami bilang oke, tapi kebijakan yang tidak oke akan kami katakan tidak oke," katanya.

Haikal Hassan juga menegaskan bahwa dirinya tak kecewa dengan masuknya Prabowo dalam jajaran kabinet pemerintahan Jokowi periode kedua.

Dia hanya kecewa apabila Prabowo tak bersuara apapun terkait masuknya TKA ilegal ke wilayah Indonesia.

"Di dalam sana Pak Prabowo, kami tidak kecewa dia berada di dalam. Tapi kami akan kecewa sekali kalau dia tidak bersuara atas masuknya tenaga kerja asing yang ilegal," ujar dia.

Haikal Hassan kembali menegaskan bahwa kekecewaan dirinya terhadap Prabowo bukanlah karena tokoh yang didukungnya saat Pilpres 2014 dan 2019 lalu memperoleh jabatan sebagai Menhan.

Dia hanya kecewa dengan sikap Prabowo yang terkesan tak ikut campur terhadap persoalan carut marut negeri ini yang disebabkan oleh kebijakan Presiden Jokowi.

"Jadi kecewa bukan pada posisi, kekecewaan itu ada pada sikap. Kalau selama ini nggak ikut campur terhadap carut marut, maka itu baru akan mendatangkan kekecewaan," tuturnya.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy