Luhut Binsar Pandjaitan Minta sang Istri Tetap Tenang Hadapi Tudingan Keterlibatan dalam Bisnis PCR



IDEANEWSINDO.COM - Belum lama ini Devi Pandjaitan yang merupakan istri dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berbicara mengenai tudingan terhadap suaminya yang diduga terlibat dalam bisnis PCR.

Devi Pandjaitan menyebut bahwa Luhut menyampaikan pesan kepadanya perihal tudingan terlibat dalam bisnis PCR di sela-sela kunjungan kerjanya bersama Presiden Joko Widodo di Dubai dan Abu Dhabi.

Luhut disebut Devi Pandjaitan meminta agar dia tetap tenang dan percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja.

“Ini jawaban P luhut untk saya istrinya, walau msh dlm kunker bersama Presiden di Dubai& AbuDhabi. Sdh mulai bicara,Ibu juga tenang aja ya,will be ok,kita ngak ada yg salah kok,” kata Devi Pandjaitan melalui Facebook Devi Pandjaitan sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-depok.com.

Lebih lanjut, Luhut disebut Devi Pandjaitan mengatakan bahwa sang suami benar-benar membantu karena keadaan pandemi yang cukup parah.

Luhut kemudian meminta agar Devi Pandjaitan tidak stres sebab menurutnya tidak ada yang salah sama sekali dalam masalah ini karena tes PCR dilakukan untuk kemanusiaan.

“banyak ngak menghitung brapa banyak nyawa yg diselamatkan,sekarang mgomong waktu itu apa ada yg bertindak??kan ngak ada,ya kita lakukanlah itu dan diikuti yg lain…,” tutur Devi Panjaitan.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengonfirmasi bahwa dirinya tidak pernah mencari keuntungan dalam bisnis tes PCR yang dilakukan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).

Luhut mengatakan bahwa PT GSI hanya berusaha membantu dalam hal penyediaan tes Covid-19 yakni PCR dalam skala besar dan bukan untuk mengambil keuntungan.

“Saya ingin menegaskan beberapa hal lewat tulisan ini. Pertama, saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” ujar Luhut melelaui Instagram Story.

Luhut juga menyebutkan bahwa keterlibatan perusahaannya yakni PT Toba Bumi Energi dan sejumlah rekanan hanya untuk membantu penyediaan fasilitas tes Covid-19.

Luhut juga memaparkan bahwa tidak ada pembagian keuntungan kepada para pemegang saham.

“Hingga saat ini tidak ada pembagian keuntungan baik dalam bentuk dividen maupun dalam bentuk lain kepada pemegang sahamnya,” tuturnya.

Keuntungan PT GSI disebut Luhut justru dialokasikan untuk memberi tes swab gratis kepada masyarakat kurang mampu dan tenaga kesehatan termasuk di RSDC Wisma Atlet.

“Keuntungan GSI justru banyak digunakan untuk memberikan tes swab gratis kepada masyarakat kurang mampu dan tenaga kesehatan, termasuk di RSDC Wisma Atlet,” katanya.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy