Tuding Kedekatan Anies Baswedan dan Farid Bikin Gaduh, Ferdinand: Saya Makin Yakin Anies Harus Dihentikan



IDEANEWSINDO.COM - Kabar penangkapan Ketum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI), Ustaz Farid Okbah, pada Selasa, 16 November 2021 masih bergulir hingga kini dan dikaitkan kedekatannya dengan Anies Baswedan.

Eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean pun turut menanggapi kedekatan Ustaz Farid Okbah dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebelum ulama itu diringkus Densus 88.

"Saya semakin yakin bahwa memang Anies Baswedan ini harus dihentikan langkah politiknya," kata dia dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3.

Lebih lanjut, politikus asal Sumatera Utara (Sumut) ini menilai bahwa bangsa Indonesia semakin gaduh sejak Anies Baswedan dan para pendukungnya memainkan isu- isu kebenciannke dalam politik.

"Bangsa ini semakin gaduh sejak Anies dan para pendukungnya memainkan isu2 kebencian identitaa kedalam politik. Dulu, negeri ini gaduh secara politik tak pernah diakibatkan politik identitas," pungkasnya di akhir cuitan.

Diberikan sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap salah seorang Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI), Ustaz Farid Okbah, pada Selasa, 16 November 2021 lantaran diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Berdasarkan berita yang dihimpun, terungkap dua hari sebelum ditangkap Densus 88, Ustaz Farid Okbah sempat didatangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies Baswedan datang untuk silaturahmi ke Ustaz Farid Okbah yang sedang berduka cita karena mertuanya meninggal dunia.

Hal tersebut terlihat dari unggahan akun Facebook Farid Okbah pada 14 November 2021.

"Alhamdulillah, hari ini tgl. 14 November 2021 M pak Anies Baswedan Gubernur Jakarta hadir di rumah duka ibu mertua saya. Semoga mertua kami ibu Fetum binti Abdullah Bawazier diampuni dosanya dan dirahmati Allah dengan jannah. Sekarang kita menuju kuburan untuk dishalatkan dan dikuburkan di Kober, Jatinegara. Allahumma Amin.

#faridokbah #aniesbaswedan #ibu," tulis dia dikutip dari Facebook @Farid Ahmad Okbah. MA

Untuk diketahui, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap Dai asal Bekasi, Jawa Barat ini di dekat kediamannya di Jatiwarna, Bekasi.

Tokoh yang juga pengamat aliran Syiah itu ditangkap saat sedang persiapan berangkat ke Cirebon dan Jogja untuk sosialisasi dan pelantikan pengurus Partai Dakwah, serta ceramah-ceramah di beberapa tempat.

s: pikiran-rakyat.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy