9 Ketua Umum Partai Ini Miliki Harta Fantastis, Nomor 1 Ternyata Hartanya Rp6 Triliun



IDEANEWSINDO.COM - Sebagai bagian dari Penyelenggara Negara, para ketua umum partai politik Indonesia diharuskan melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kekayaan para pejabat negara tentunya dilaporkan dan dimonitoring oleh KPK melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berdasarkan laporan dari elhkpn, berikut daftar 9 ketum parpol lolos parlemen paling tajir:

Posisi pertama dipegang oleh Ketua Umum Partai Nasional Demokrat atau Nasdem, Surya Paloh.

Berdasarkan laporan LHKPN, Surya Paloh melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp 6.320.732.000.000 atau sekitar Rp6 triliun.

Posisi kedua yaitu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Menteri Pertahanan (Menhan) ini berhasil menduduki posisi kedua dengan laporan harta kekayaan Rp. 2.029.339.519.335 atau sekitar Rp2 triliun.

3. Airlangga Hartanto

Ketua Umum Partai Golkar ini berhasil duduki posisi ketiga dengan harta terlapor Rp260.611 miliar

4. Megawati Soekarnoputri

Posisi keempat diduduki Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

Dalam LHKPN, kekayaan terlapor Megawati sebesar Rp 214.615.259.039 atau Rp214,6 miliar.

5. Suharso Monoafra

Posisi selanjutnya diduduki Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. Berdasarkan laporan, Suharso memiliki harta kekayaan senilai Rp59,8 miliar.

6. Zulkifli Hasan

Posisi keenam diduduki oleh ketua umum Partai PAN, Zulkifli Hasan.

Berdasarkan laporan LHKPN, harta kekayaan Zulkifli tercatat senilai Rp26,4 miliar.

7. Agus Harimurti Yudhoyono

Posisi selanjutnya yaitu ketua umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dari hasil laporan LHKPN, harta kekayaan AHY senilai Rp15,2 miliar.

Ketua Umum PKB, Cak Imin memiliki harta terlapor senilai Rp14,1 miliar.

9. Ahmad Syaikhu

Posisi terakhir yaitu ketua umum Partai PKS, Ahmad Syaikhu. Berdasarkan laporan LHKPN, harta kekayaan Ahmad Syaikhu sebesar Rp4 miliar.

Di atas adalah penjelasan jumlah harta Ketum Parpol berdasarkan pelaporan di LHKPN.

s: suaramerdeka.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copy